Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar sidang isbat guna menetapkan awal Ramadan 1445 Hijriah pada 10 Maret nanti. Sidang akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menjelaskan sidang isbat akan dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan antara pertemuan fisik dan daring.
“Sidang ini bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat terkait pelaksanaan ibadah Ramadan,” ujar Kamaruddin dalam situs resmi Kemenag, Selasa (20/2).
Sidang isbat ini akan melibatkan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag serta dihadiri para duta besar negara sahabat dan perwakilan ormas Islam.
“Sidang isbat ini juga akan melibatkan perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta undangan lainnya,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Adib Machrus.
Sidang isbat terdiri dari tiga tahap. Pertama, pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1445 H berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi) oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag, dimulai pukul 17.00 WIB.
Tahap kedua, Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 Hijriah yang akan digelar secara tertutup setelah salat magrib.
Tahap ketiga, konferensi pers hasil sidang isbat yang akan disiarkan melalui media sosial Kemenag.(*)
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.