Warga Korea Tolak Keluar Apartemen Dan Lawan Petugas

Sabtu, 28 Oktober 2023 | 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anissa

KABAR meninggalnya seorang petugas imigrasi Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta Barat, bernama Tri Fattah Firdaus (23) tewas jatuh dari lantai 19 Apartemen Metro Garden, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat 27 Oktober 2023 sekitar pukul 03.00 WIB masih diselidiki.

“Warga Korsel itu diminta untuk keluar, tapi justru menolak, melawan, bahkan mengancam. Ancaman KH terhadap petugas keamanan dan pengelola apartemen adalah bentuk tindak pidana,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, yang ikut melakukan olah TKP dilokasi kejadian, Jumat 25 Oktober 2023.

Baca Juga:  Kata Gubernur Lampung Hadapi Demo Besok: " Silahkan, Tidak Anarkis, Waspada Penyusupan"

Hengki, membenarkan korban adalah petugas Imigrasi Jakarta Barat bernama Tri Fattah Firdaus. “Benar. Korban petugas Imigrasi Jakarta Barat. Kami hadir di sini untuk melakukan olah TKP, karena korban adalah petugas negara,” kata Hengki.

Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tewasnya korban tersebut. Tim Inafis juga telah diturunkan ke lokasi. Buntut peristiwa itu, polisi menangkap terduga pelaku yang merupakan seorang warga negara Korea Selatan berinisial KH.

Baca Juga:  BPS Gandeng Pemkab Mesuji Libatkan Peran OPD Wujudkan PSS

Hengki mengatakan polisi masih memeriksa terduga pelaku untuk mengungkap peristiwa ini, termasuk mendalami soal penyebab kematian korban. “Kita sedang dalam penyelidikan apakah ini merupakan terkait dengan pembunuhan atau homicide atau apakah bunuh diri, apakah kecelakaan dan sebagainya masih dalam penyelidikan,” tutur dia.

Hengki menyebut berbagai pihak turut dilibatkan dalam mengusut kasus ini. Mulai dari kedokteran forensik, Inafis, laboratorium forensik, hingga digital forensik. “Untuk menentukan NASH, natural (alami), accident (kecelakaan), suicide (bunuh diri), dan homicide (pembunuhan),” katanya.##

Berita Terkait

Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demonstrasi 1 September 2025
Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI
Ketum JMSI Teguh Santosa Kunjungi Bali, Tekankan Profesionalisme Media Siber
Eko dan Uya Kuya, Anggota DPR RI, Sahroni dan Naffa Urbah Di Non Aktifkan
Kata Gubernur Lampung Hadapi Demo Besok: ” Silahkan, Tidak Anarkis, Waspada Penyusupan”
Kapolda Lampung Imbau Aksi Unjuk Rasa Digelar Tertib dan Damai
Wali Murid hingga Pedagang Berharap Demo di Lampung Berjalan Damai
Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:05 WIB

Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demonstrasi 1 September 2025

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:38 WIB

Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:33 WIB

Ketum JMSI Teguh Santosa Kunjungi Bali, Tekankan Profesionalisme Media Siber

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:46 WIB

Eko dan Uya Kuya, Anggota DPR RI, Sahroni dan Naffa Urbah Di Non Aktifkan

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:11 WIB

Kata Gubernur Lampung Hadapi Demo Besok: ” Silahkan, Tidak Anarkis, Waspada Penyusupan”

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demonstrasi 1 September 2025

Minggu, 31 Agu 2025 - 21:05 WIB

#indonesiaswasembada

Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 19:38 WIB

#indonesiaswasembada

Eko dan Uya Kuya, Anggota DPR RI, Sahroni dan Naffa Urbah Di Non Aktifkan

Minggu, 31 Agu 2025 - 14:46 WIB