UIN Raden Intan Tampilkan Kolaborasi Budaya di Krakatau Festival 2025

Senin, 7 Juli 2025 | 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, (Humas UIN RIL) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali ambil bagian dalam perhelatan budaya tahunan Lampung Mask Street Carnival yang menjadi rangkaian utama Krakatau Festival (K-Fest) ke-34. Acara digelar di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (5/7/2025).

UIN RIL menurunkan kontingen berjumlah 30 mahasiswa, yang merupakan kolaborasi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa Bahanaswarantika dan UKM Tapak Suci.

Acara dimulai dengan Karnaval Budaya bertema Nemui Nyimah Mask Street Carnival yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, sekitar pukul 15.00 WIB.

Perwakilan UIN RIL sudah bersiap sejak pukul 11.00 siang untuk menampilkan kolaborasi lantunan paduan suara lagu Bumi Lampung dipadukan dengan gerakan seni bela diri Tapak Suci serta visualisasi topeng-topeng dari daur ulang kertas.

Meski sempat diguyur hujan, antusiasme peserta dan masyarakat tetap tinggi menyaksikan pertunjukan dari berbagai daerah dan komunitas. Kontingen UIN RIL tampil menjelang akhir sesi karnaval, sehingga penampilan berlangsung malam hari.

Selain UIN RIL, peserta karnaval juga berasal dari perwakilan kabupaten/kota, komunitas budaya, instansi pendidikan, OPD, pelaku usaha, hingga komunitas luar adat Lampung.

Baca Juga:  KPK Geledah Kantor BNPB Sita Uang , Perhiasan Dan Mobil

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menegaskan bahwa Festival Krakatau tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni, melainkan juga wujud kebersamaan masyarakat Lampung dalam membangun pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kegiatan hari ini lebih dari sekadar festival. Hari ini adalah momen untuk merayakan kebanggaan kita bersama. Tentang harapan, semangat, dan kekuatan pariwisata dalam pembangunan,” ujar Wagub.

Ia juga menyoroti pentingnya filosofi Nemui Nyimah yang menjadi tema tahun ini sebagai cerminan sikap masyarakat Lampung yang ramah, terbuka, dan menjunjung tinggi keberagaman.

“Falsafah ini adalah semangat yang menghidupkan Festival Krakatau,” tambahnya.

Masih dalam rangkaian K-Fest 2025, Rektor UIN Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. turut menghadiri Malam Pesona Kemilau Krakatau Festival yang dihelat di tempat yang sama, Minggu (6/7) malam. Acara ini merupakan rangkaian akhir dari K-Fest 2025 dan ditutup secara resmi oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.

Baca Juga:  Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Rektor mengapresiasi atas helatan akbar tahunan tersebut. Menurutnya, Krakatau Festival menjadi salah satu icon Provinsi Lampung yang sudah mendunia.

“Kita harus mendukung festival ini. Bukan saja sudah menjadi icon, tetapi untuk menjaga dan terus melestarikan budaya khususnya Lampung,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Humas UIN RIL, Novrizal Fahmi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif para mahasiswa. “

Kami sangat mengapresiasi partisipasi dan kontribusi adik-adik mahasiswa dalam mendukung dan memeriahkan event tahunan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, antusias dan peran mahasiswa tersebut merupakan salah satu bentuk kesadaran untuk menjaga tradisi yang dibarengi upaya untuk melestarikan lingkungan. Tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan UIN RIL yang mendorong untuk berkontribusi dan berkomitmen dalam upaya pelestarian budaya serta lingkungan.

“Partisipasi ini (K-Fest) menjadi salah satu bukti bahwa sivitas UIN menjadi bagian dalam upaya untuk merawat tradisi yang baik, melestarikan budaya, dan menjaga lingkungan,” pungkasnya.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan
1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi
Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan
TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan
TKA SMA Dimulai, Mendikdasmen Ingatkan 3M Agar Siswa Siap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pengunjuk rasa terlihat di Lille, Francis, pada 24 Oktober 2026. Sekitar 410.000 orang ikut serta dalam gelombang baru aksi unjuk rasa di seantero Prancis pada Sabtu (24/10), lapor saluran berita BFM TV, mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Okt 2026 - 19:16 WIB


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:05 WIB


Orang-orang mencari korban yang selamat di antara puing-puing rumah yang terkena serangan udara Arab Saudi di Provinsi Saada, Yaman, pada 18 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Senin, 26 Okt 2026 - 18:59 WIB