Turnamen Catur Piala Idris Laena: Tidak Hanya Sekadar Bertanding!

Minggu, 17 Juli 2022 | 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Sekitar 500 pecatur yang datang dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia, pada Minggu, 17 Juli 2022, memadati Plaza Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta. Kehadiran mereka di komplek gedung wakil rakyat itu untuk mengikuti Turnamen Catur Nasional.

Turnamen yang memperebutkan Piala Ir. H. M. Idris Laena MH., itu bukan turnamen biasa sebab di sana hadir dan ikut bertanding Grand Master Catur Internasional Susanto Megaranto, serta grand master catur nasional lainnya.

Idris Laena dalam sambutan mengatakan dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara itu sehingga turnamen yang digelar bisa terselenggara dengan lancar, “kami ucapkan terima kasih kepada PB Percasi,” ujar pria yang saat ini menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR itu.

Baca Juga:  Lampung Hadirkan ''Nikah Sah dan Bermartabat'' 31 Pasangan

Turnamen yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB itu menurut Idris Laena sebagai bentuk kepedulian dirinya terhadap upaya meningkatkan kapasitas pecatur di Indonesia.

Kegiatan yang demikian menurut Ketua Badan Anggaran MPR itu perlu dilakukan secara rutin dan sering agar prestasi pecatur di tanah air tak kalah dengan pecatur negara lainnya.

“Turnamen ini merupakan salah satu instrumen untuk meningkatkan prestasi dan kapasitas pecatur,” ujar pria asal Riau, Sumatera, itu. Untuk itu sebagai salah satu pimpinan di MPR, pria yang saat ini berada di Komisi VI DPR itu menyambut baik turnamen ini.

Pria yang juga menjadi Ketua Umum Satkar Ulama Partai Golkar itu juga mengingatkan bahwa kegiatan yang diadakan tidak hanya sekadar untuk bertanding namun juga untuk menjalin persahabatan dan persaudaraan di antara anak bangsa, terutama pecatur.

Baca Juga:  Suwardi: Uji Kompetensi Jadi Kesempatan Bupati Bersihkan Pejabat Culas Dari Lampung Utara

Hal demikian disebut sesuai dengan konsep MPR sebagai rumah kebangsaan.

“Pertandingan catur bukan semata tempat berkompetisi dalam rangka olahraga tetapi juga sebagai sarana untuk membangun persahabatan dan silaturahmi,” tegasnya.

Bagi dirinya, menang dalam pertandingan adalah suatu hal yang membanggakan namun persahabatan adalah di atas segalanya.

Ia mengutip kata-kata mutiara dalam salah satu atlet Olimpiade saat berlaga di Jerman. Kata-kata mutiara itu diungkapkan, penghargaan, hadiah, medali, yang diperoleh di setiap turnamen tidak akan bertahan lama tetapi persahabatan dan persaudaraan itulah yang abadi.

Ungkapan atlet tersebut menurutnya sesuai dengan jiwa catur sendiri, yakni kita semua bersaudara  dan satu keluarga. “Untuk itu kita akan terus dukung turnamen catur,” tegasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya
Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Berita Terbaru

GUbernur Mirza di Lampung Tengah bincang terkait infrastruktur sekolah [Na]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:00 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB