Truk Batubara Kuasai Jalan Lintas Sumatera, Warga Kotabumi Hanya Pasrah

Senin, 3 November 2025 | 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Deru mesin truk pengangkut batubara nyaris tak pernah berhenti di Jalan Lintas Sumatera, wilayah Kotabumi, Lampung Utara. Dari pagi hingga malam, kendaraan berukuran besar itu melenggang tanpa henti, membawa muatan berat yang seolah menantang batas jalan dan kesabaran warga sekitar.

Kondisi ini menjadi potret klasik lemahnya penegakan aturan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Provinsi Lampung. Janji penertiban dari aparat dan pemerintah daerah yang pernah digaungkan berulang kali, kini tinggal kenangan atau bahkan bahan cemoohan di warung kopi pinggir jalan.

“Sudah males dek, enggak percaya lagi sama janji itu. Demo udah berulang kali, katanya mau di stop, mau ditindak, tapi buktinya mobil batubara masih lewat tiap hari,” keluh Endri, sopir ojek pengkolan yang setiap hari mangkal di perempatan lampu merah Kebun Empat, Kotabumi, Senin 03 November 2025.

Endri bercerita, hampir setiap hari ia melihat puluhan truk batubara melintas di depan matanya. Kadang, saat waktu senggang, Ia iseng menghitung berapa jumlah kendaraan tambang yang lewat.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Ajukan Perluasan Kotabaru 4.000 Hektare ke Kemenhut

“Kalau hari biasa bisa 20 sampai 30 mobil lewat selama saya mangkal. Tapi waktu ada kabar Pak Prabowo mau datang ke Lampung Utara, siang-siang sepi, enggak ada yang lewat. Lucu juga, kayak tahu aja,” ujarnya sambil terkekeh getir.

Meski sering mengeluh, Endri mengaku sudah tak mau repot memikirkan soal penertiban ODOL. Hidup, baginya, lebih berat dari sekadar berharap pada janji yang tak pasti.

“Daripada mikirin truk batubara, mending mikirin cari rezeki buat beli beras. Sekarang apa-apa mahal dek,” ucapnya lirih.

Keluhan serupa datang dari Sutrisno (57), warga Simpang Propau, Abung Selatan. Ia mengatakan, keberadaan truk batubara tak hanya merusak jalan, tapi juga membuat warga was-was saat menyeberang.

“Untung sekarang ada ‘pak ogah’ yang bantu nyebrang. Ngasih dua ribu juga enggak apa-apa, yang penting selamat,” tuturnya.

Baca Juga:  Ketua Pengda JMSI Sultra serahkan JMSI Sultra Award Kepada Plt Rektor Universitas Halu Oleo (UHO)

Sutrisno berharap pemerintah bisa mengatur jam operasional truk batubara agar tidak melintas di siang hari. Menurutnya, volume kendaraan besar di waktu sibuk sering menimbulkan kemacetan dan kecelakaan kecil.

“Kalau bisa lewat malam aja, biar enggak ganggu kendaraan kecil. Jalan lintas sekarang juga bergelombang, bawa motor aja ngeri. Selip dikit bisa jatuh ke aspal,” imbuhnya.

Lampung Utara kini menjadi panggung kecil dari drama besar antara kepentingan ekonomi dan keselamatan publik. Bahkan cenderung membawa petaka dalam setiap ceritanya.

Meninggalkan debu, jalan berlubang, dan rasa lelah yang tak terobati di hati warga kecil yang tiap hari harus berbagi jalan dengan raksasa besi bernama truk tambang batubara.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Pemprov Lampung dan KemenTrans RI Bersinergi Dorong Kawasan Transmigrasi Mesuji Jadi Lumbung Pangan dan UMKM Unggulan
Akademisi Puji Pidato Prabowo di Davos, Pertegas Beda Prabowonomics Vs Greedynomics
Hadiri Pengajian Tahunan Jemaah Thoriqoh Qodiriyah, Ini Pesan Kapolres Mesuji 
Lima Pejabat Utama dan Satu Kapolsek Polresta Bandar Lampung Resmi Berganti
Kajati Lampung Lantik Asintel, Aspidsus Dan Kajari Pringsewu Yang Baru
Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rapat Persiapan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Tahun 2026
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Serahkan 15 Paket Kaki Palsu kepada Penerima Manfaat

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:19 WIB

Pemprov Lampung dan KemenTrans RI Bersinergi Dorong Kawasan Transmigrasi Mesuji Jadi Lumbung Pangan dan UMKM Unggulan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:15 WIB

Akademisi Puji Pidato Prabowo di Davos, Pertegas Beda Prabowonomics Vs Greedynomics

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:10 WIB

Hadiri Pengajian Tahunan Jemaah Thoriqoh Qodiriyah, Ini Pesan Kapolres Mesuji 

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:00 WIB

Lima Pejabat Utama dan Satu Kapolsek Polresta Bandar Lampung Resmi Berganti

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas

Minggu, 25 Jan 2026 - 01:39 WIB

#indonesiaswasembada

Lima Pejabat Utama dan Satu Kapolsek Polresta Bandar Lampung Resmi Berganti

Sabtu, 24 Jan 2026 - 13:00 WIB