“Kogabpadpam ini nantinya akan bertanggung jawab penuh terhadap pengamanan tamu-tamu VVIP. Mereka terdiri atas Presiden, Wakil Presiden, dan tamu negara setingkat Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan,” ujar Marsekal Andyawan dihadapan Panglima TNI.
Sementara itu, Panglima TNI menekankan kepada Pangkogabpadpam VVIP beserta jajarannya dalam hal ini Satgas Pasukan Khusus untuk mulai melatihkan Pasukan Khusus yang terlibat PAM VVIP menghadapi segala ancaman yang berpotensi mengganggu jalannya KTT. Salah satu yang dimaksud oleh Panglima TNI adalah Latihan Penanggulangan Teror (Latgultor).
“Meskipun Pasukan Khusus kita sudah sering berlatih, menjelang KTT ini, yang namanya latihan tetap perlu dilakukan karena bertujuan untuk memantapkan atau menajamkan naluri tempur sewaktu-waktu mereka dihadapkan oleh ancaman yang sebenarnya,” tegas Panglima TNI.
Sebagai tuan rumah, dalam KTT AIS Forum 2023 ini Indonesia akan mengundang 51 negara pulau dan kepulauan serta sejumlah organisasi internasional. Tema yang diangkat dalam forum ini adalah “Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Future”. Agenda pertemuan tersebut akan berfokus kepada tiga aspek penting, yaitu pembangunan ekonomi biru, tantangan perubahan iklim, dan mempererat solidaritas antara negara pulau dan kepulauan.##
Halaman : 1 2