Tips Memulai Bisnis Undangan Pernikahan Digital

Minggu, 11 Desember 2022 | 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

Beberapa tahun terakhir, undangan pernikahan digital semakin diminati, karena undangan pernikahan digital dinilai lebih minim biaya dan praktis.

Dengan undangan digital, Anda tidak perlu mendatangi rumah kerabat atau keluarga yang ingin diundang. Undangan dapat diberikan dalam bentuk link melalui media sosial atau aplikasi pesan langsung.

Di era kemajuan teknologi yang terus berkembang pesat, bisnis undangan pernikahan digital memiliki potensi menjanjikan. Apalagi, acara pernikahan selalu ada setiap tahun sehingga bisnis ini tidak mudah redup.

Bagi Anda yang tertarik menggeluti bisnis undangan digital, berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan seperti dikutip dari kompas.com.

1. Riset market

Langkah penting jika ingin memulai bisnis undangan pernikahan digital adalah melakukan riset dan analisis target pasar. Setelah itu, kamu juga dapat menentukan jumlah modal yang dibutuhkan untuk desain, harga, aplikasi, dan promosi.

Tidak kalah penting, kamu perlu menentukan daftar harga undangan. Buatlah daftar harga yang sesuai dengan jenis, tipe, dan kualitas undangan. Kamu dapat mencari referensi harga sesuai pasaran di Google atau media sosial.

Baca Juga:  GAK, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruang

2. Buat website atau domain

Setelah selesai melakukan riset pasar, kamu juga perlu mempersiapkan hosting dan domain untuk website. Website tersebut nantinya dapat digunakan untuk menampilkan katalog undangan dan portofolio.

Kamu juga bisa mengarahkan pengunjung untuk bertanya secara langsung terkait undangan yang ingin dipesan dengan mengontak akun media sosial atau mengunjungi kantor kamu.

3. Buat katalog undangan

Langkah selanjutnya adalah membuat katalog untuk dipajang di website. Meski kamu menerima layanan kustom desain undangan sesuai selera klien, memiliki katalog atau template undangan siap pakai juga penting.

Dengan memiliki katalog, klien dapat mengetahui desain undangan yang kamu tawarkan. Semakin bagus dan beragam katalog yang kamu punya, klien pun akan semakin yakin untuk memilih jasa undangan pernikahan digital milik kamu.

Baca Juga:  Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Memiliki katalog juga akan memudahkan kamu dalam menentukan harga sesuai desain dan tingkat kesulitan proses pembuatannya.

4. Atur strategi pemasaran

Menjalani bisnis tentu tidak terlepas dari strategi pemasaran dan promosi. Agar dikenal banyak orang, kamu dapat melakukan promosi di media sosial, bergabung dengan komunitas pernikahan, atau memasang iklan berbayar.

Kamu juga bisa melakukan kerja sama dengan wedding organizer di kota tempat tinggal. Dengan begitu, klien yang memesan paket pernikahan pada wedding organizer tersebut otomatis akan menggunakan jasa undangan digital kamu.

Itulah tips penting untuk memulai bisnis undangan pernikahan digital yang bisa dicoba. Selain untuk acara pernikahan, undangan digital juga bisa digunakan untuk acara-acara lain, seperti seminar dan pelatihan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:05 WIB

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Berita Terbaru

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB

Wakil Gubernur  Jihan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah (GMA) di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9).

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:54 WIB

 Seminar Pekan Tuli Internasional Tahun 2026 yang mengusung tema

Berita Utama

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:47 WIB


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB