Tingkatan Mutu Lulusan, LPM UIN RIL Gelar Asesmen RPS OBE

Selasa, 21 April 2026 | 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menyelenggarakan asesmen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk seluruh program studi sarjana. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater lantai 2 Gedung Academic & Research Center UIN RIL.

Ketua LPM UIN RIL, Bambang Irfani, Ph.D., menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan bagian dari evaluasi penerapan kurikulum OBE yang telah berjalan sejak tahun akademik 2024 dan 2025, dan saat ini memasuki semester keempat.

Ia menjelaskan, seluruh dokumen kurikulum mulai dari visi keilmuan, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga RPS telah tersedia dan menjadi bagian dari capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dekan.

“Penerapan OBE ini perlu dievaluasi sebagai landasan menuju akreditasi internasional. Salah satu tahapannya adalah asesmen RPS OBE yang telah disusun,” ujar Bambang, Senin (20/04/2026),

Menurutnya, asesmen ini bertujuan memastikan keselarasan antara CPL, CPMK, sub-CPMK, metode pembelajaran, serta metode penilaian yang tercantum dalam RPS agar bermuara pada ketercapaian profil lulusan.

Baca Juga:  Lima Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung Gelar Sharing and Caring di Rumah Yatim Kedaton

Kegiatan ini diikuti 36 program studi sarjana, masing-masing diwakili tiga peserta, yakni kaprodi, sekprodi, dan satu dosen. Proses asesmen diharapkan dipimpin langsung oleh kaprodi dan sekprodi dengan arahan narasumber, sehingga RPS yang dihasilkan tervalidasi dan layak digunakan.

Berlangsung selama empat hari, hari pertama difokuskan pada penyamaan persepsi bersama narasumber dan latihan bersama. Hari kedua diisi kerja mandiri di tingkat program studi. Sementara hari ketiga dan keempat diisi dengan evaluasi lanjutan di ruang lantai 1.

Bambang menambahkan, akan ada proses review lanjutan oleh LPM bersama Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF). Targetnya, pada semester ini seluruh RPS OBE program sarjana sudah final. Ia juga menyoroti bahwa pekerjaan rumah dalam implementasi OBE masih pada aspek sistem penilaian.

“Tahun ini juga akan dilaksanakan workshop bagi 60 dosen untuk menyusun rancangan penilaian berbasis OBE,” katanya. Output kegiatan ini adalah dokumen RPS yang tervalidasi dan layak digunakan untuk menjamin mutu lulusan UIN RIL.

Sementara itu, Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan langkah penting untuk memastikan implementasi OBE berjalan optimal di tingkat program studi.
Ia mengapresiasi keterlibatan seluruh prodi dan berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran.

Baca Juga:  Longsoran Es dan Batu di Nepal Picu Musibah di Tiongkok

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Indrawati, S.S., M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM UIN Raden Fatah Palembang, dengan moderator Dr. Listiyani Siti Romlah, M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran LPM UIN RIL.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa implementasi OBE mencakup tiga tahapan utama, yaitu Outcome Based Curriculum (OBC), Outcome Based Learning and Teaching (OBLT), serta Outcome Based Assessment and Evaluation (OBAE), yang harus dijalankan secara
berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya keselarasan konstruktif (constructive alignment) dalam ketiga tahapan tersebut. RPS sendiri merupakan bagian dari Outcome Based Curriculum.

Sesuai Permendikbud Ristek Nomor 39 Tahun 2025, setiap program studi diwajibkan menuntaskan CPL yang kemudian diturunkan menjadi CPMK dengan memperhatikan kemampuan, bidang kajian, dan konteks pembelajaran.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dilarang Masuk Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump
Polres Mesuji Laksanakan Patroli Sambang, di Tenda Warga Pendudukan Lahan PT PAL
Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS
Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu
PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi
Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah
Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial
Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:49 WIB

Dilarang Masuk Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump

Selasa, 22 September 2026 - 22:33 WIB

Polres Mesuji Laksanakan Patroli Sambang, di Tenda Warga Pendudukan Lahan PT PAL

Selasa, 22 September 2026 - 22:00 WIB

Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 September 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru


Sejumlah orang berdiri di depan pagar yang mengelilingi Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 7 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Dilarang Masuk Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:49 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Lainnya

Upaya Xi Jinping Jembatani Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:20 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:00 WIB

Uang Tekenan Purbaya Diburu [LL]

Berita Utama

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:22 WIB