Tertutup Isu Pilpres, Masyarakat Perlu ‘Njelimeti’ Calon Legislator!

Senin, 12 Februari 2024 | 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Anggota DPR RI Ledia Hanifa Amaliah mengungkap isu pileg tenggelam akibat isu pilpres yang begitu dalam dan kuat. Akibatnya, Ledia menyarankan, masyarakat harus njelimeti alias melihat track record masing-masing caleg.

“Walaupun saat ini masyarakat lebih terfokus pada pemilihan presiden, namun pemilihan legislatif juga tidak kalah pentingnya. Karena tidak mungkin kekuasaan eksekutif berdiri sendiri tanpa kekuasaan legislatif. Karena harus ada check and balances antara eksekutif dan legislatif,” ungkap Ledia dalam diskusi Program Pemilunesia bertajuk “Pemilu Legislatif, Bijak Memilih Pasti Terwakili,” yang diselenggarakan oleh Biro Pemberitaan Parlemen bersama TEMPO Media Group di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (12/2).

Oleh karena itu, lanjut Politisi dari Fraksi PKS ini, ia berharap masyarakat terutama pemilih pemula tidak segan-segan untuk mencari informasi serta rekam jejak calon anggota legislatif (Caleg) yang ada di daerah pemilihannya (dapilnya). Sehingga masyarakat tidak salah dalam menentukan pilihan wakil rakyat yang notabene ke depannya akan mewakili masyarakat dan membawa aspirasi daerahnya di tingkat pusat.

Baca Juga:  Puan Maharani Singgung Fenomena Kabur Dulu Dan Indonesia Gelap

Dalam kesempatan itu anggota sekaligus Caleg dari Dapil Jawa barat I ini menilai saat ini DPR RI lebih terbuka. Bahkan lewat platform open parliament, masyarakat akan lebih mudah mengakses setiap dinamika yang ada di DPR RI, termasuk sikap dari masing-masing anggota DPR RI di setiap rapat yang ada. Dengan demikian, masyarakat akan dapat lebih mengenal wakil-wakilnya di legislatif beserta kinerjanya selama ini. Hal tersebut diyakininya juga akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi masyarakat dalam menentukan pilihan atau memberikan kepercayaan terhadap anggota legislatif tersebut untuk kembali menjadi wakilnya di Parlemen.

Baca Juga:  Presiden Prabowo:  Pembangunan Indonesia Dirintis Para Pendahulu

“Dengan keterbukaan ini dan kemudian kita juga memahami fungsinya DPR apa saja. Maka orang jadi tahu bahwa anggota DPR bukan cuma duduk seperti yang kelihatan di rapat paripurna saja. Di sisi lain, keterbukaan informasi yang luar biasa ini menjadi sebuah kesempatan pada masyarakat untuk bisa mengenal lebih baik lagi terkait calon wakil-wakilnya di parlemen. Sekaligus mempelajari calon-calon lain yang mungkin saja lebih baik dari pilihannya awalnya,” papar Anggota Komisi X DPR RI.(*)

Berita Terkait

Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demonstrasi 1 September 2025
Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI
Ketum JMSI Teguh Santosa Kunjungi Bali, Tekankan Profesionalisme Media Siber
Eko dan Uya Kuya, Anggota DPR RI, Sahroni dan Naffa Urbah Di Non Aktifkan
Kata Gubernur Lampung Hadapi Demo Besok: ” Silahkan, Tidak Anarkis, Waspada Penyusupan”
Kapolda Lampung Imbau Aksi Unjuk Rasa Digelar Tertib dan Damai
Wali Murid hingga Pedagang Berharap Demo di Lampung Berjalan Damai
Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:05 WIB

Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demonstrasi 1 September 2025

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:38 WIB

Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:33 WIB

Ketum JMSI Teguh Santosa Kunjungi Bali, Tekankan Profesionalisme Media Siber

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:46 WIB

Eko dan Uya Kuya, Anggota DPR RI, Sahroni dan Naffa Urbah Di Non Aktifkan

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:11 WIB

Kata Gubernur Lampung Hadapi Demo Besok: ” Silahkan, Tidak Anarkis, Waspada Penyusupan”

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demonstrasi 1 September 2025

Minggu, 31 Agu 2025 - 21:05 WIB

#indonesiaswasembada

Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 19:38 WIB

#indonesiaswasembada

Eko dan Uya Kuya, Anggota DPR RI, Sahroni dan Naffa Urbah Di Non Aktifkan

Minggu, 31 Agu 2025 - 14:46 WIB