Tersebar Seluruh Indonesia, UIN RIL Kukuhkan 1194 Guru Profesional

Senin, 22 Desember 2025 | 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali mengukuhkan ribuan guru profesional melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tidak hanya berasal dari Provinsi Lampung, peserta yang dikukuhkan kali ini tersebar dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Sebanyak 1.194 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dikukuhkan dalam Prosesi Pengukuhan Guru Profesional PPG bagi Guru Pendidikan Agama Islam dan Guru Madrasah Batch 1 Tahun 2025 LPTK UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, baik secara luring maupun daring.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 peserta hadir secara langsung di GSG KH Ahmad Hanafiah, sementara selebihnya mengikuti prosesi pengukuhan secara daring melalui platform Zoom. Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UIN RIL.

Peserta PPG yang dikukuhkan berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, serta dari sejumlah provinsi lain di Indonesia, di antaranya Aceh, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Banten, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, hingga Papua Barat.

“Dengan penuh rasa syukur, kami melaporkan bahwa 1.194 mahasiswa yang mengikuti program ini dinyatakan lulus dengan predikat yang membanggakan. Kami ucapkan terima kasih kepada Rektor dan jajaran pimpinan serta seluruh keluarga besar UIN RIL,” ujar Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN RIL, Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd.

Baca Juga:  Lewat Women Drift Challenge IDS 2026, Zita Anjani Tegaskan Sirkuit Drifting Bukan Cuma Milik Lelaki

Pada pengukuhan Batch 1 Tahun 2025 ini, LPTK UIN Raden Intan Lampung mengukuhkan peserta dari tujuh mata pelajaran, yakni Akidah Akhlak sebanyak 198 mahasiswa, Fiqih 99 mahasiswa, Al-Qur’an Hadits 100 mahasiswa, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) 99 mahasiswa, Pendidikan Agama Islam (PAI) 299 mahasiswa, Madrasah Ibtidaiyah (MI) 299 mahasiswa, serta Raudhatul Athfal (RA) sebanyak 100 mahasiswa.

Prof. Nirva menjelaskan, selama mengikuti PPG para peserta telah menjalani rangkaian proses pendidikan yang panjang. Proses tersebut meliputi pembelajaran mandiri, induksi, try out atau uji coba, Uji Kinerja (UKIN), hingga Uji Pengetahuan (UP).

“Semua tahapan itu dirancang untuk menghasilkan guru profesional yang kompeten dan berintegritas. Tingkat kelulusan 100 persen ini bukan hadiah, tetapi hasil dari kerja keras bapak dan ibu semua, serta dedikasi dosen, guru pamong, dan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh upaya dan kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa, dosen, guru pamong, serta pengelola PPG di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN RIL. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti kuat sinergi dalam mencetak guru profesional.

Dalam sambutannya, Prof. Nirva berharap para lulusan PPG siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, peran guru tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir, karakter, dan hati peserta didik.

Baca Juga:  Putri Kalianda Tantang Drifter Nasional di IDS 2026, Widyya Turro Buktikan Lampung Selatan Punya Talenta Balap Nasional

“Melalui pendidikan, kita mengubah yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak terampil menjadi terampil, dan yang tidak mau menjadi mau. Saat ini, yang kita dekati terlebih dahulu adalah hati anak-anak, menumbuhkan keinginan untuk belajar, membaca, dan berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa,” katanya.

Ia menegaskan, guru di tingkat pendidikan dasar maupun menengah memiliki tanggung jawab yang sama dalam memajukan bangsa melalui dedikasi, pikiran, dan hati, sekaligus mendukung program pemerintah di bidang pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FTK juga mengapresiasi salah satu mahasiswa PPG asal Aceh Utara, Muhammad Fadli, yang hadir secara langsung ke UIN RIL di tengah kondisi musibah bencana yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Terima kasih, walaupun di daerah asal sedang ada bencana, beliau tetap menyempatkan hadir ke almamaternya. Kita berdoa bersama untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri para Wakil Dekan di lingkungan FTK UIN RIL, Kepala Bagian FTK, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, guru pamong, serta pengelola PPG UIN RIL. Hadir pula Ketua Tim PAI tingkat menengah yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah
Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional
Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo
Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI
Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung, Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:53 WIB

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:16 WIB

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:11 WIB

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:03 WIB

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:49 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  

Berita Terbaru

Andreas Hugo Pareira

#indonesiaswasembada

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:16 WIB

R Abdul Halim

#indonesiaswasembada

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:11 WIB

Diah Pitaloka

#indonesiaswasembada

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:03 WIB