Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi ‘Jubir’ Prabowo

Selasa, 8 September 2026 | 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN–Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut) Sugiat Santoso meminta seluruh kader Gerindra yang berada di lembaga eksekutif maupun legislatif untuk turut menjadi juru bicara Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Sugiat saat membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi kader Gerindra yang bertugas di DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota.

Dalam arahannya saat membuka kegiatan tersebut, Sugiat menekankan pentingnya peran kader dalam menyampaikan berbagai program dan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo kepada masyarakat. Menurutnya, kader Gerindra yang berada di berbagai tingkatan pemerintahan memiliki posisi strategis untuk menjelaskan program-program Presiden Prabowo secara langsung kepada masyarakat.

“Jadi kita harus menjadi juru bicara Presiden Prabowo. Maksudnya, setiap kader harus mampu menyampaikan program-program Presiden Prabowo kepada masyarakat, baik ketika bertemu langsung maupun melalui media sosial,” ujar Sugiat, Senin (7/9/2026).

Dia menilai keterlibatan kader dalam menyampaikan informasi mengenai program pemerintah menjadi penting di tengah banyaknya informasi yang beredar di masyarakat. Menurutnya, masih kerap terjadi misinformasi terkait kebijakan maupun program yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga:  Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Karena itu, Sugiat meminta kader Gerindra tidak hanya menjalankan tugas sesuai posisi masing-masing, tetapi juga ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program pemerintah.

“Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang keliru tentang apa yang sedang dilakukan pemerintah. Kader Gerindra harus hadir memberikan penjelasan dan menyampaikan informasi yang benar,” katanya.

Sugiat juga mengingatkan kader Gerindra Sumut untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk ikut membantu pemerintah menjalankan berbagai program yang telah ditetapkan.

Dia meminta kader yang duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif tidak berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi dan kerja bersama dinilai penting agar agenda pemerintahan dapat disampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita harus bergotong royong membantu pemerintahan Presiden Prabowo. Jangan biarkan Presiden Prabowo sendirian menghadapi kelompok-kelompok yang tidak senang dengan pemerintahan,” tegas Sugiat.

Sugiat menilai kader Gerindra harus menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan keberhasilan program, kader juga diminta memahami berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi masukan bagi pemerintah.

Baca Juga:  Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan

Bimtek tersebut menjadi salah satu momentum bagi kader Gerindra Sumut untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi mereka sebagai wakil rakyat maupun pejabat yang berada di pemerintahan.

Wakil Ketua Komisi XIII ini berharap kader Gerindra di DPR RI, DPRD Provinsi Sumut, serta DPRD kabupaten/kota dapat menjalankan peran politiknya dengan baik sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif para kader, Sugiat berharap program-program pemerintahan Prabowo dapat tersampaikan secara lebih luas dan tidak terdistorsi oleh informasi yang keliru.

“Intinya, kader Gerindra harus hadir di tengah masyarakat, menjelaskan program pemerintah, dan ikut bergotong royong memastikan pemerintahan Presiden Prabowo berjalan dengan baik,” jelasnya.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Partai Gerindra

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan
1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi
Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan
TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan
TKA SMA Dimulai, Mendikdasmen Ingatkan 3M Agar Siswa Siap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pengunjuk rasa terlihat di Lille, Francis, pada 24 Oktober 2026. Sekitar 410.000 orang ikut serta dalam gelombang baru aksi unjuk rasa di seantero Prancis pada Sabtu (24/10), lapor saluran berita BFM TV, mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Okt 2026 - 19:16 WIB


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:05 WIB


Orang-orang mencari korban yang selamat di antara puing-puing rumah yang terkena serangan udara Arab Saudi di Provinsi Saada, Yaman, pada 18 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Senin, 26 Okt 2026 - 18:59 WIB