BANDAR LAMPUNG – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Seminar Hukum Nasional bertema Quo Vadis Hukum Indonesia: Menyoal Integritas Proses Pembentukan Undang-Undang: Evaluasi Sistem Pemilu, Antara Pragmatisme Politik, Efisiensi Anggaran, dan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Syariah, Rabu (13/05/2026).
Seminar tersebut menghadirkan Akademisi Universitas Lampung (Unila) M. Iwan Setiawan, S.H., M.H., serta Anggota DPRD Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah, S.H.I., M.H., sebagai narasumber.
Kegiatan diikuti mahasiswa dan peserta umum sebagai ruang diskusi mengenai dinamika demokrasi, sistem pemilu, hingga pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN RIL Prof. Dr. Liky Faizal, S.Sos., M.H., mewakili Dekan sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya seminar hukum nasional sebagai ruang akademik untuk memperkuat moral dan intelektual mahasiswa di tengah berbagai persoalan ketatanegaraan dan demokrasi.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam mengevaluasi integritas pembentukan undang-undang dan sistem pemilu pasca Pemilu 2024.
Prof. Liky juga mengapresiasi semangat mahasiswa yang tetap mampu menyelenggarakan seminar nasional di tengah keterbatasan anggaran. Ia menyebut kampus harus menjadi ruang diskusi, analisis, dan pembentukan pola pikir kritis mahasiswa.
“Kampus memiliki kewajiban moral dan intelektual. Mahasiswa harus dibiasakan berdiskusi, menyampaikan argumentasi, serta mengkritisi persoalan hukum dan politik secara ilmiah,” katanya.
Ia berharap seminar tersebut menghasilkan rekomendasi yang konkret dan dapat diimplementasikan, khususnya terkait sistem pemilu dan efektivitas tata kelola pemerintahan daerah ke depan.
Ketua Pelaksana Putrawan Halmi Juliza menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar nasional tersebut, mulai dari sivitas akademika, panitia pelaksana, hingga para narasumber.
Ia mengatakan seminar tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi bersama dalam melihat dinamika politik dan demokrasi Indonesia saat ini.
“Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama untuk menjawab berbagai persoalan mengenai identitas demokrasi dan arah hukum Indonesia ke depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua HMJ Hukum Tata Negara M. Faqih Ilham Kusesi mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan seminar nasional tersebut. Ia menilai kegiatan itu menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa bagi fakultas dan penguatan semangat kebangsaan di lingkungan kampus.
Ia juga mengapresiasi dukungan organisasi mahasiswa serta para narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada peserta seminar.
“Semoga kebersamaan dan keberlanjutan ini terus terjalin dengan harmonis untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan pemahaman terhadap urgensi hukum dan politik hari ini,” ujarnya.
Adapun dalam pemaparannya, narasumber membahas integritas pembentukan undang-undang dan tantangan demokrasi Indonesia. Ia menyoroti pentingnya penataan daerah pemilihan serta kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, persoalan pemilu tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut persoalan kekuasaan dan integritas penyelenggaraannya.[]
Penulis : Desty Efriyani
Editor : Nara
Sumber Berita : UIN RIL


![Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Seminar Hukum Nasional bertema Quo Vadis Hukum Indonesia: Menyoal Integritas Proses Pembentukan Undang-Undang: Evaluasi Sistem Pemilu, Antara Pragmatisme Politik, Efisiensi Anggaran, dan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Syariah, Rabu (13/05/2026).[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Seminar-Hukum-Nasiona-750x375-1.jpg)



![Kantor Pertanahan Kabupaten Mesuji menghadiri kegiatan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260711-WA0096-225x129.jpg)
![Anggota Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya, berhasil menangkap tersangka tindak pidana penipuan atau penggelapan yang terjadi di Desa Kagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada jumat tanggal 14 November 2025 lalu.[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260711-WA00931-225x129.jpg)
![Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan dan Pelajar se-Indonesia Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Tahun 2026 bukan hanya sebagai ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana membentuk karakter disiplin, nasionalisme, dan mental juara bagi para atlet muda.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260711-WA0078-225x129.jpg)
![Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang benar agar hasil sensus mampu menggambarkan kondisi perekonomian daerah secara akurat.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260711-WA0077-225x129.jpg)


![Kantor Pertanahan Kabupaten Mesuji menghadiri kegiatan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260711-WA0096-129x85.jpg)
![Anggota Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya, berhasil menangkap tersangka tindak pidana penipuan atau penggelapan yang terjadi di Desa Kagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada jumat tanggal 14 November 2025 lalu.[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260711-WA00931-129x85.jpg)
![Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan dan Pelajar se-Indonesia Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Tahun 2026 bukan hanya sebagai ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana membentuk karakter disiplin, nasionalisme, dan mental juara bagi para atlet muda.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260711-WA0078-129x85.jpg)


