Pada paparannya, Juanda menekankan pentingnya peran tenaga pendidikan (Tendik) dalam memajukan lembaga pendidikan. Ia menggarisbawahi bahwa selain menjadi tenaga pendidik, tendik juga memegang peranan penting dalam pengembangan dan kemajuan lembaga pendidikan.
Model manajemen kinerja yang dikembangkannya memiliki keunikan tersendiri, yakni dengan memasukkan aspek spiritual. Ia menegaskan, tendik harus bekerja dengan ikhlas, bukan hanya merujuk atau terpaku pada atasan, tetapi bekerja dengan lillah (karena Allah).
Pada penelitiannya, dari 30 orang tenaga pendidikan yang dievaluasi di MAN 1 Bandar Lampung, MAN 1 Lampung Timur, dan MAN 1 Pesawaran, hanya 22 orang yang berkategori bagus.
“Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan model manajemen kinerja yang lebih efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah,” paparnya.
Mahasiswa angkatan pertama tahun 2021 itu memperkenalkan model yang dirancangnya, P4EPP-TTKMS, yang merupakan singkatan dari Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan, Evaluasi, Perbaikan, Pengembangan – Teoritis, Teknis, Konseptual, Moral, dan Spiritual. Model ini menekankan pentingnya elemen spiritual dalam manajemen kinerja tenaga pendidikan.
1 2 3 Selanjutnya
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Anis
Sumber Berita : Bandar Lampung
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















