PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan kepada Sultan HB X

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menganugerahkan status Anggota Kehormatan PWI kepada Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sultan HB X tercatat sebagai tokoh pemimpin daerah pertama di Yogyakarta yang menerima kartu Anggota Kehormatan PWI.

Prosesi penganugerahan diawali dengan pembacaan ketetapan oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam agenda Pelantikan Pengurus PWI DIY yang digelar di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Kamis (22/1).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Sri Sultan dalam menjaga kemerdekaan pers serta membangun relasi yang harmonis antara pemerintah dan insan media.

Selain menerima kartu kehormatan, Sultan juga menerima sertifikat dan jas PWI yang dikenakan langsung oleh Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa pemerintah dan pers memiliki peran yang berbeda, namun sama-sama penting dalam menopang kehidupan demokrasi dan kepentingan publik. Menurutnya, relasi yang terbangun secara sehat akan berdampak langsung pada kenyamanan dan rasa aman masyarakat.

Baca Juga:  Lampung Optimalkan Potensi Kelautan dan Perikanan

“Pemerintah dan pers itu bagaikan tiang pancang pada sebuah jembatan. Penempatannya berbeda, tetapi sama-sama menjadi soko guru jembatan tersebut,” ujar Sultan HB X kepada awak media usai acara.

“Bagaimana pemerintah dan pers saling menyangga dengan baik, dengan harapan jembatan itu dilalui publik dan rakyat merasa nyaman serta aman,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menjelaskan bahwa status Anggota Kehormatan PWI diberikan kepada tokoh nasional yang dinilai memiliki kepedulian terhadap kemerdekaan pers serta mampu menjaga hubungan konstruktif dengan komunitas jurnalis.

“Kami dari PWI Pusat memberikan anugerah Anggota Kehormatan PWI kepada Gubernur Yogyakarta,” kata Akhmad Munir.

Menurutnya, terdapat sejumlah kriteria penerima Anggota Kehormatan PWI, antara lain memiliki kepedulian terhadap kemerdekaan pers, memelihara hubungan yang baik dengan insan pers, serta turut berkontribusi bagi organisasi PWI.

“Beliau adalah tokoh pemimpin daerah di Yogyakarta yang pertama menerima Kartu Anggota Kehormatan PWI,” pungkasnya.

Dalam kepengurusan PWI DIY terdapat nama-nama sebagai penasihat GKR Mangkubumi, Prof. Dr. Drs. Edy Suandi Hamid, Drs. A. Hafid Asrom, MM, Prof. Dr. Suyanto dan Ki Bambang Widodo.

Baca Juga:  Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Di jajaran dewan pakar ada nama Prof Dr. Muchlas, Prof. Dr. Sujito, SH, MSi, Prof. Pardimin, PhD, Dr. Aciel Suyanto, SH,MH, Dr. Esti Susilarti, M. Par, Dr. TM. Luthfi Yazid, SH, LL.M., dan Ahmad Subagya.

Setelah penganugerahan penghargaan kepada Hamengku Buwono X oleh PWI Pusat sebagai anggota kehormatan PWI, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan sambutannya.

Sri Sultan memberikan tanggapan atas pidato Ketua PWI DIY, Hudono dan Ketua Umum DPP PWI Pusat Akhmad Munir terkait usulan agar Yogya menjadi Pusat Pers Pancasila. Sri Sultan (ngarso dalem) mengusulkan agar diadakan studi akademik tentang itu. Jika studi akademik memberikan lampu hijau maka Sri Sultan Hamengku Buwono X akan berkomunikasi dengan DPRD. “Jika semuanya oke maka gagasan menjadikan Yogya sebagai pusat pers Pancasila juga akan jalan,” ujarnya.(*)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : PWI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan
Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain
KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak
Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung
Masyarakat Adat Harus Diberi Ruang yang Luas, Bukan Pelengkap Seremonial
Gubernur Mirza Ajak Perantau Minang Berkolaborasi Bangun Lampung
Ketua Perhimpunan Persahabatan Sambut Baik Kehadiran Dubes Korut yang Baru

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:20 WIB

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:13 WIB

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10 WIB

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:52 WIB

Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:50 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:20 WIB

#indonesiaswasembada

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:13 WIB

#indonesiaswasembada

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:10 WIB