Polda Lampung Usut Perundungan Berujung Asusila

Selasa, 5 Desember 2023 | 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

LAMPUNG SELATAN-Perundungan sesama pelajar di sekolah swasta di Bandarlampung berujung pahit. Disayangkan, terduga pelaku perundungan dan korban masih anak-anak.

Akhirnya Polisi mengusut dugaan perundungan siswi SMA swasta yang berujung video asusila di Bandar Lampung. Video dugaan asusila itu beredar sejak akhir pekan lalu. Dalam video itu, seorang siswi SMA diduga dipaksa beraksi di luar norma oleh rekan-rekannya.

Keluarga siswi berinisial MA ini tidak terima saat mengetahui adanya video tersebut lalu melapor ke Polresta Bandar Lampung. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Komisaris Besar (Kombes) Umi Fadillah Astutik membenarkan adanya video tersebut.

Baca Juga:  PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

“Benar, video itu sudah kita dapatkan. Dan laporannya juga sudah diterima oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung,” kata Umi di Mapolda Lampung, Selasa (5/12).

Umi mengatakan, siswi tersebut berinisial MA dan bersekolah di salah satu SMA swasta di Bandar Lampung. Menurutnya, anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Subdit IV Renakta Polda Lampung telah menelusuri video itu. Dari hasil penelusuran itu, kepolisian telah mendapatkan keterangan dari beberapa pihak.

“Sudah kita telusuri dan kita mintai keterangan beberapa pihak, termasuk 6 orang rekan sekelas siswi tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Sementara, siswi berinisial MA hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan. Menurut Umi, kepolisian telah mendatangi kediaman siswi itu sejak Senin (4/12) hingga Selasa (5/12).

“Hari ini kita kembali datangi kediaman MA, semoga mendapatkan hasil,” katanya.

Umi mengatakan pihak kepolisian sangat berhati-hati dalam pengusutan kasus ini, karena para pihak yang diduga terlibat masih berusia anak-anak.

“Baik pelapor dan terlapor masih anak-anak, sehingga hak-hak perlindungan hukum perlu diperhatikan,” tutup Umi.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Vietnam Atur Eropa, Teken EFTA
Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya
Ketua TP PKK Lampung Ajak Generasi Muda Kenalkan Budaya Daerah
HUT 62 Golkar, Laksanakan Ziarah Serentak di 15 Kabupaten/Kota
Mukhlis Basri Sesalkan Kecelakaan Akibat Asap Tebal di Tol Bakter
Studi: Konsumsi Buah Turunkan Depresi
Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi
Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Vietnam Atur Eropa, Teken EFTA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Ketua TP PKK Lampung Ajak Generasi Muda Kenalkan Budaya Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:15 WIB

HUT 62 Golkar, Laksanakan Ziarah Serentak di 15 Kabupaten/Kota

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Mukhlis Basri Sesalkan Kecelakaan Akibat Asap Tebal di Tol Bakter

Berita Terbaru

VIetnam Berkembang Pesat dibanding 25 tahun silam. Meninggalkan banyak negara di kawasan ASEAN [Xinhua]

Berita Utama

Vietnam Atur Eropa, Teken EFTA

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:17 WIB

Berita Utama

Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari

Berita Utama

Ketua TP PKK Lampung Ajak Generasi Muda Kenalkan Budaya Daerah

Selasa, 20 Okt 2026 - 06:55 WIB

Berita Utama

HUT 62 Golkar, Laksanakan Ziarah Serentak di 15 Kabupaten/Kota

Selasa, 20 Okt 2026 - 06:15 WIB

Mukhlis Basri Anggota DPR RI juga Owner Wakop Medan [Ist]

Berita Utama

Mukhlis Basri Sesalkan Kecelakaan Akibat Asap Tebal di Tol Bakter

Selasa, 20 Okt 2026 - 05:44 WIB