TULANGBAWANG-Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Dinas Kesehatan terus menunjukkan komitmen dalam menyukseskan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Syahwal, menyampaikan bahwa pelaksanaan PKG berjalan dengan kesiapan yang optimal, baik dari segi pendaftaran maupun pelaksanaan pengecekan kesehatan.
Hingga 2 Juli 2025, tercatat sebanyak 3.967 masyarakat telah mendaftarkan diri dalam program PKG, dengan 3.505 orang di antaranya telah menjalani tahap pengecekan. Jumlah ini terus mengalami peningkatan dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Berdasarkan data per 8 Juli 2025, jumlah pendaftar naik menjadi 4.022 orang, dan peserta yang telah menjalani pengecekan juga bertambah menjadi 3.543 orang.
“Selama periode tujuh hari terakhir, terjadi peningkatan yang signifikan baik dari sisi pendaftar maupun peserta yang telah menjalani pemeriksaan. Hal ini mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan,” ungkap Syahwal.
Program PKG ini merupakan salah satu upaya Pemkab Tulang Bawang dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berada di wilayah terpencil atau kurang terjangkau layanan medis.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang juga terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan aktif mengikuti seluruh rangkaian program pemeriksaan demi deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Penulis : Boy Tanjung
Editor : Nara
Sumber Berita : Tulangbawang






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


