Pj. Gubernur Terima Kunjungan kerja Spesifik Komisi VII DPR RI

Kamis, 21 November 2024 | 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG -Pj. Gubernur Lampung Samsudin menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dalam rangka meninjau sektor industri pengolahan di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Pisang Beku Shamiya dan Madu Suhita di Provinsi Lampung.

Kunjungan Kerja spesifik Komisi VII tersebut diterima Pj. Gubernur Samsudin, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Kamis (21/11/2024).

Samsudin mengucapkan selamat datang kepada para anggota DPR RI Komisi VII di Provinsi Lampung.

Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada
triwulan II tahun 2024 sebesar 4,80 (year on year).

Ia mengungkapkan sektor industri pengolahan sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi kedua setelah sektor pertanian dengan distribusi pertumbuhan sebesar 17,66% dan sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor
sebesar 13,69%.
Sedangkan inflasi di Provinsi Lampung per-Agustus 2024, masih terkendali yaitu sebesar 2,33%.

Samsudin menuturkan bahwa capaian penanganan inflasi yang cukup baik oleh Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan apresiasi pemerintah pusat berupa dana insentif fiskal untuk penghargaan kinerja pengendalian inflasi daerah periode pertama.

“Provinsi Lampung mendapat alokasi insentif fiskal Tahun Anggaran 2024 sebesar 6,8 Milyar Rupiah,” ungkapnya.

Samsudin juga menyampaikan bahwa ada beberapa upaya yang telah dan akan dilakukan dalam pengendalian inflasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung berupa strategi ketersediaan pasokan, strategi keterjangkauan harga, strategi kelancaran distribusi dan strategi komunikasi yang efektif melalui diskusi, pemantauan harga langsung ke pasar-pasar besar.

Baca Juga:  Trump Dukung Netanyahu Jadi PM Israel Lagi

“Operasi pasar dalam rangka pengendalian inflasi di Provinsi Lampung sedang dan akan dilaksanakan di 15 kabupaten dan kota berkolaborasi dengan BULOG, BI, Distributor bahan pokok, BUMD PT. Wahana Raharja dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kota,” tambahnya.

Selain itu upaya yang dilakukan dalam penanganan inflasi dan kemiskinan di Provinsi Lampung diantaranya :

1. Peningkatan industri pengolahan dengan meningkatkan kompetensi para IKM yang ada di Provinsi Lampung untuk ikut serta dalam era Industri 4.0. 2. Hilirisasi yang juga menjadi perhatian bagi pemerintah pusat di mana dapat memicu penyerapan modal dari luar Provinsi Lampung dan juga penyerapan tenaga kerja.
3. Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), menumbuhkembangkan rasa cinta masyarakat Lampung untuk menggunakan dan mengkonsumsi produk hasil Provinsi Lampung sendiri.
4. mengajak para IKM untuk dapat bersaing dengan daerah – daerah lain dapat menjual produknya dengan standar siap ekspor.
Samsudin menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi untuk kemajuan ekonomi daerah Lampung merupakan keberhasilan kolektif dari peran Provinsi bersama-sama Pemerintah Pusat dan Kabupaten/Kota serta Masyarakat.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang berperan aktif dalam penanganan inflasi dan kemiskinan yang terjadi di Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Ia juga mengajak untuk selalu bersinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan stakeholder terkait agar selalu berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung.

“Mari kita terus bekerja dengan penuh dedikasi demi kemajuan Provinsi Lampung yang kita cintai ini,” ajaknya.

Ketua Rombongan yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengatakan bahwa potensi IKM di Provinsi Lampung harus terus dimaksimalkan dan diberdayakan terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan pariwisata.

Ia meyakini bahwa hal ini memiliki multiplier effect yang tinggi terkait penyerapan tenaga kerja, penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ia berharap keberadaan sentra-sentra IKM ini dapat membangkitkan pariwisata di Provinsi Lampung pasca pandemi Covid-19.

“Masyarakatnya sudah mulai beranjak dan pulih lagi daya belinya, nah ini harus ditangkap kesempatannya, jangan sampai uangnya keluar ke tempat lain,” ujarnya.

Dalam menembus pasar domestik hingga internasional, Chusnunia menggarisbawahi bahwa IKM Provinsi Lampung harus memenuhi serta meningkatkan standarasi-standarisasi yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa Komisi VII DPR RI pada prinsipnya akan concern pada penguatan IKM diseluruh Indonesia.

“Dan kita berhadrap semuanya mampu memenuhi standar agar dapat bersaing dan menembus pasar internasional,” pungkasnya.


Penulis : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan
1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi
Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan
TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan
TKA SMA Dimulai, Mendikdasmen Ingatkan 3M Agar Siswa Siap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pengunjuk rasa terlihat di Lille, Francis, pada 24 Oktober 2026. Sekitar 410.000 orang ikut serta dalam gelombang baru aksi unjuk rasa di seantero Prancis pada Sabtu (24/10), lapor saluran berita BFM TV, mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Okt 2026 - 19:16 WIB


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:05 WIB


Orang-orang mencari korban yang selamat di antara puing-puing rumah yang terkena serangan udara Arab Saudi di Provinsi Saada, Yaman, pada 18 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Senin, 26 Okt 2026 - 18:59 WIB