PGN dan Warga Pagar Dewa Kembangkan Dewa Pupuk

Selasa, 3 Oktober 2023 | 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

MUARA ENIM – Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri karet alam berkelanjutan yang berlokasi di sekitar Stasiun Pagar Dewa, Sumatera Selatan. PGN juga membantu menemukan solusi bagi petani karet untuk mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, PGN bermitra dengan para petani karet lokal dan berupaya menghadirkan pupuk organik yang terjangkau dan efektif untuk mendukung keberlanjutan pertanian karet di Desa Pagar Dewa.

PGN menjalin kemitraan dengan Koperasi Padetra Artomulyo, sebuah organisasi lokal di Desa Pagar Dewa, untuk memberikan pelatihan kepada para petani karet tentang cara membuat pupuk organik dari hewan ternak yang diberi nama Dewa Pupuk.

Berdasarkan penelitian terdahulu, urine yang dihasilkan oleh hewan ternak sebagai produk metabolisme tubuh memiliki nilai yang sangat menguntungkan bagi tanaman, terutama karena mengandung kadar N dan K yang tinggi. Selain itu, urin hewan ternak mudah diserap oleh tanaman dan mengandung hormon-hormon yang mendukung pertumbuhan tanaman. Kelinci memiliki kandungan unsur hara yang lebih tinggi dibandingkan kambing dan sapi. Sayangnya, peternak kelinci di Desa Pagar Dewa tidak ada. Oleh karena itu, PGN memilih kambing yang memiliki unsur hara yang lebih baik daripada sapi.

PGN bekerjasama dengan Koperasi Padetra Artomulyo (Pokja Pupuk) untuk memproduksi Dewa Pupuk  dan peternak kambing yang berperan dalam pengumpulkan urin kambing. Beberapa anggota koperasi merupakan peternak kambing dan siap berkomitmen mendukung program pembuatan pupuk organik. Selain pengambilan urin kambing dari anggota koperasi, perusahaan bekerjasama dengan koperasi untuk menampung urin kambing dari masyarakat Desa Pagar Dewa. Urin yang sudah dikumpulkan kemudian melalui proses fermentasi hingga menjadi pupuk organik cair, Dewa Pupuk.

Baca Juga:  Hetifah : Keamanan, Kesehatan, dan Masa Depan Anak Harus Jadi Prioritas

Produk Dewa Pupuk sudah ada hasil uji laboratorium. Adanya uji laboratium produk Dewa Pupuk merupakan komitmen perusahaan mengembangkan produk pupuk organik (POC). Uji laboratorium produk Dewa Pupuk merupakan kerjasama PGN dengan Politeknik Negeri Sriwijaya.

“Dalam implementasi program pemberdayaan petani karet, perusahaan berkolaborasi dengan masyarakat untuk mengubah masalah menjadi solusi masalah lain (problem to problem solving),” ujar Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama di Jakarta, (02/10/2023).

Urin kambing yang biasanya menjadi limbah dan belum dimanfaatkan (masalah), digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik (solusi dari permasalahan pupuk). Manfaat langsung yang dirasakan oleh para petani karet di pagar Dewa adalah kembalinya proses pemupukkan kebun karet mereka yang telah berhenti sejak tiga tahun belakang. “Pupuk yang diproduksi oleh koperasi ini menjadi angin segar bagi kami untuk kembali memupuk kebun kami yang telah lama kering oleh pupuk,” ungkap Tugiwan, salah satu petani karet yang merasakan manfaat dari produksi Dewa Pupuk.

Permasalahan lainnya adalah beberapa petani mengalami kesulitan dalam memperoleh pupuk yang terjangkau, yang berdampak pada menurunnya produktivitas pertanian mereka. Bahkan beberapa penduduk desa telah menghentikan penggunaan pupuk selama tiga tahun terakhir karena alasan biaya.

Baca Juga:  I Komang Heri Bupati Lampung Tengah Definitif

Dewa Pupuk yang dijual dengan harga Rp 500.000,- per 20 Liter atau ukuran 1 jeriken sangat menekan biaya pemupukkan kebun karet. Jika sebelumnya untuk luas kebun karet 1 hektar, petani harus mengeluarkan uang sebesar Rp3.500.000,-. Sementara itu, dengan menggunakan Dewa Pupuk, biaya yang dikeluarkan petani hanya sebesar Rp 500.000,-.

Besar harapan PGN dan koperasi sebagai produsen Dewa Pupuk agar Dewa Pupuk dapat digunakan oleh seluruh petani karet di Pagar Dewa. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengembalikan kualitas dan kuantitas hasil panen karet yang sangat berdampak pada kesejahteraan petani karet di Pagar Dewa.

“Kami sadar akan pentingnya karet, bagi komoditas ekspor Indonesia untuk berbagai produk seperti ban kendaraan, suku cadang otomotif, dan sebagainya. Melihat potensi besar dari kemajuan pertanian karet di Desa Pagar Dewa, program Dewa Pupuk ini sejalan dengan tanggung jawab kami terhadap lingkungan dan masyarakat setempat di wilayah operasi kami. Ini juga sebagai komitmen kami untuk meningkatkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dengan perusahaan sesuai dengan visi dan misi Perusahaan termasuk dengan petani karet lokal,” ujar Rachmat. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup
Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia
H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap
Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!
DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth
Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang
Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:18 WIB

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 21:05 WIB

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 November 2026 - 21:00 WIB

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2026 ini menunjukkan tepian Sungai Seine yang tergenang banjir dengan Menara Eiffel di belakangnya di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 Nov 2026 - 22:18 WIB


Pengukuhan dan penyerahan plakat yang dilaksanakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada 5 November 2026 resmi menandai pembentukan Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:14 WIB

Berita Utama

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:05 WIB

Berita Utama

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:00 WIB

Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Jumat, 6 Nov 2026 - 20:11 WIB