Pers Berperan Sukseskan P20 Di Jakarta 5-7 Oktober

Sabtu, 17 September 2022 | 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

BOGOR – Wakil Ketua BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) DPR RI Ahmad Dimyati Natakusumah berharap wartawan parlemen yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) ikut menyukseskan P20 pada 5 – 7 Oktober 2022 mendatang, dimana DPR RI sebagai tuan rumah.

“Di tengah kompetisi global yang hebat saat ini, maka semua pihak harus ikut menyukseskan DPR RI sebagai tuan rumah P20 (Parliament twenty) untuk merebut hati rakyat. Dimana pers menjadi tolok ukur suksesnya P20 tersebut adalah dengan menyebarkan informasi yang baik dan positif untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Ahmad Dimyati dalam acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI, Pers Dalam Menyukseskan P20 “Stronger Parliament For Sustainable Recovery” di Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/9).

Ia menekankan bagaimana media cetak, elektronik dan online ini mampu mengangkat harkat dan martabat DPR RI melalui suksesnya P20. Karena itu bisa dijadikan evaluasi, introspeksi dan mengkaji kembali pemberitaan yang disampaikan oleh para wartawan.

Baca Juga:  Gubernur Lampung: Film ‘Ageman’ Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Edukasi Toleransi dan Budaya Lokal

“Sudah berapa kali memberitakan kinerja DPR RI dalam sebulan, seminggu atau setiap harinya?” ujarnya.

Pada prinsipnya kata Ahmad Dimyati pers ini mampu meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap DPR RI. Bukan dengan memberitakan yang negatif saja.

“Pers sebagai kontrol sosial, dan penyambung lidah rakyat. Ibarat sepak bola, wartawan itu sebagai supporternya. Jangan kalah dengan supporter, wartawan yang ada di eksekutif maupun yudikatif, maka harus banyak menulis berita yang positif,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen) Hafizs Tohir mengatakan bahwa P20 akan dihadri pimpinan parlemen dari 36 negara, termasuk Rusia dan Ukraina. Ke-36 negara tersebut sebagai negara yang dianggap memiliki peran strategis ekonomi dan politik di tingkat global. Namun sidang P20 tidak secara khusus bahas perang Rusia Vs Ukraina, karena fokus bahasannya adalah soal ekonomi hijau, ketahanan energi dan pangan.

Baca Juga:  Alasan Non Teknis Jadwal Pilwabup WK Berubah

Politisi PAN itu berharap parlemen AS datang untuk membicarakan ekonomi, energi, pangan, dan P20 ini juga terkait G20 sebagai pengendali perekonomian terbesar dunia. “Semua negara harus patuhi Paris Agreement yang sediakan dana 100 miliar dollar AS untuk ekonomi hijau yang tidak boleh merusak lingkungan,” jelas Hafizs.

Selain itu, ia berharap P20 ini memberi citra positif bagi Indonesia. Apalagi digelar pada waktu yang tepat di tengah perang Rusia Vs Ukraina. Sehingga P20 ini bisa menjadi Joint Resolusion Geopolitic global. Karena itu seluruh anggota P20 harus mendukung. Sebab, satu negara saja yang menolak, maka batal itu kesepakatan joint resolusion. Keputusan P20 itu hanya akan menjadi statement.

Pers Dalam Menyukseskan P20 “Stronger Parliament For Sustainable Recovery” juga dihadiri Kabiro BKSAP Ibu Endah Tjahjani Dwirini R, dan Kabiro Pemberitaan Parlemen Indra Pahlevi. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional
Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap
Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman
Tiongkok-AS Menuju Titik Sejarah Baru
Xi Jinping Sebut Siap Bekerja Sama dengan Trump
Xi Hadiri Jamuan Makan Malam Kenegaraan AS
GMBI Lampura Apresiasi Kinerja Polres Lampung Utara
Bupati Ayu Lantik Ratusan Pejabat Way Kanan 

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:50 WIB

Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional

Jumat, 25 September 2026 - 22:01 WIB

Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap

Jumat, 25 September 2026 - 21:52 WIB

Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman

Jumat, 25 September 2026 - 21:46 WIB

Tiongkok-AS Menuju Titik Sejarah Baru

Jumat, 25 September 2026 - 21:14 WIB

Xi Jinping Sebut Siap Bekerja Sama dengan Trump

Berita Terbaru


Peng Liyuan, istri Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Melania Trump, istri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengunjungi Museum Nasional Seni Asia (National Museum of Asian Art) di Washington DC, AS, pada 24 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:50 WIB

Di Tuyal Kerjasama Ikan Tangka Indonesia-Tiongkok ditandatangani [kkp]

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:01 WIB

Beijing

Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:52 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Tiongkok-AS Menuju Titik Sejarah Baru

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:46 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping berpidato dalam upacara penyambutan yang digelar oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 24 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Xi Jinping Sebut Siap Bekerja Sama dengan Trump

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:14 WIB