Perjanjian Ektradisi RI-Singapura; Bawa Pulang Koruptor Kakap!

Rabu, 26 Januari 2022 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo
JAKARTA-Keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam diplomasi luar negeri dan memperjuangkan perjanjian ekstradisi dengan Singapura disambut positif oleh Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah. Dia berharap perjanjian yang diteken oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly itu dapat mengekstradisi para buron asal Indonesia yang melakukan tindak pidana korupsi, pencucian uang, penyuapan, kasus perbankan, narkotika, terorisme, serta pendanaan aktivitas lintas negara yang terkait dengan terorisme.

Baca Juga:  Sekdaprov Jadi Irup pada Ziarah Makam HUT Lampung

’’Saya mengapresiasi keberhasilan perjanjian ekstradisi ini. Apalagi perjanjian ini berlaku surut hingga 18 tahun ke belakang, terhitung tanggal diundangkannya. Itu artinya, kendati sudah berganti kewarganegaraan, berdasarkan perjanjian ini para koruptor itu tetap bisa dipulangkan ke Indonesia tergantung kapan kejahatan itu mereka lakukan,’’ tandas Ahmad Basarah di Jakarta, Rabu (26/1).

Sebelumnya, Yasonna berhasil meneken perjanjian ekstradisi RI-Singapura dalam Leader’s Retreat yang dihadiri Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/1/22). Perjanjian ekstradisi kedua negara itu memang memiliki masa retroaktif sesuai dengan ketentuan maksimal kedaluwarsa sebagaimana diatur dalam Pasal 78 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia.

Baca Juga:  Curi Sepeda Motor, Seorang Warga Jabung Ditangkap Polisi

Pemberlakuan perjanjian ekstradisi ini dapat menjangkau para pelaku kejahatan di masa lampau sekaligus memfasilitasi diterapkannya Keputusan Presiden RI Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Selain Ahmad Basarah, berbagai kalangan juga menyambut positif keberhasilan pemerintahan Presiden Jokowi ini, antara lain Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyebut keberhasilan Presiden Jokowi dan Menkumham Yasonna Laoly itu sebagai super positif, memenuhi kerinduan burung Pungguk kepada bulan.##


Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polisi Lamtim Ringkus Terduga Pelaku Maling Ayam
Kolam yang Makan Korban 3 Anak, Ditinjau Kapolres Lamtim
Khalid: Ekonomi Indonesia On The Track
Emak-emak Sukarame Padati Fun Games Milenial Bung Iqbal
“Kalau Gak Bohong, Didin tak Mau Bawa Sabu”
Mencuri 2 Dandang, Motor Disita, Badan Dibui
Laskar Lampung Aneh Sekda Gak Tahu SKB Armada Batubara!
Turnamen Robotika Indonesia 2024 Dorong Peningkatan Prestasi Robotika Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:22 WIB

Polisi Lamtim Ringkus Terduga Pelaku Maling Ayam

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:15 WIB

Kolam yang Makan Korban 3 Anak, Ditinjau Kapolres Lamtim

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:44 WIB

Khalid: Ekonomi Indonesia On The Track

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:14 WIB

Emak-emak Sukarame Padati Fun Games Milenial Bung Iqbal

Sabtu, 18 Mei 2024 - 08:56 WIB

“Kalau Gak Bohong, Didin tak Mau Bawa Sabu”

Sabtu, 18 Mei 2024 - 07:27 WIB

Laskar Lampung Aneh Sekda Gak Tahu SKB Armada Batubara!

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:29 WIB

Turnamen Robotika Indonesia 2024 Dorong Peningkatan Prestasi Robotika Indonesia

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:03 WIB

Dua Buku Ketum JMSI, Lengkapi Pokok Baca Digital PWI

Berita Terbaru

Berita Utama

Polisi Lamtim Ringkus Terduga Pelaku Maling Ayam

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:22 WIB

Berita Utama

Kolam yang Makan Korban 3 Anak, Ditinjau Kapolres Lamtim

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:15 WIB

Berita Utama

Khalid: Ekonomi Indonesia On The Track

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:44 WIB

#CovidSelesai

Emak-emak Sukarame Padati Fun Games Milenial Bung Iqbal

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:14 WIB

Berita Utama

“Kalau Gak Bohong, Didin tak Mau Bawa Sabu”

Sabtu, 18 Mei 2024 - 08:56 WIB