Pemprov. Lampung Mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Senin, 22 Mei 2023 | 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kusnardi, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (22/05).

Dalam rapat koordinasi tersebut, Menteri Dalam Negeri mengatakan bahwa saat ini, hal yang perlu diwaspadai adalah masalah kekeringan, yaitu kemungkinan terjadinya fenomena El Nino, jangan sampai terjadi kejadian _panic buying_ yang berdampak meningkatkan inflasi.

“Oleh karena itu, kita perlu bekerja keras dari tanggal 22-31 Mei, agar barang dan jasa tetap terkendali, perlu dicek di semua daerah, di pasar-pasar apakah stok tersedia,” ucap Mendagri.

Baca Juga:  Kwarcab Way Kanan Gelar Apel Besar Hari Pramuka 2026

Direktur Statistik Harga, Badan Pusat Statistik, Dr. Windhiarso Putranto, menyampaikan laporan mengenai update perkembangan harga di minggu ketiga bulan Mei Tahun 2023, terlihat ada kecenderungan kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan.

Komoditas penyumbang utama kenaikan IPH di sejumlah Kab/Kota sampai dengan Minggu ketiga Mei 2023 adalah bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Sedangkan, komoditas penyumbang utama penurunan IPH di sejumlah Kabupaten/Kota sampai dengan Minggu kedua Mei 2023 adalah cabai merah, cabai rawit, beras, dan minyak goreng.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nyoto Suwignyo, mengatakan perlunya membangun birokrasi sistem kerja sama daerah, sehingga ketersediaan dan stabilitas pangan tetap terjaga, salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga yaitu melalui fasilitasi distribusi pangan.

Pemerintah Indonesia harus serius dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi krisis pangan, mulai dari meningkatkan cadangan daerah berdasarkan kebutuhan daerah masing-masing. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung) ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing
Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung
SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun
Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza
Pertempuran Sengit, Serangan Udara Hantam Yaman
Kemenpar Ajak Agen Perjalanan Tiongkok Garap Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:56 WIB

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun

Berita Terbaru

Berita Utama

Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:46 WIB

CEO PT SANY Indonesia Finance Bryan Kasenda (tengah) berbicara dalam konferensi pers acara Official Inauguration & Commercial Market Launch di Park Hyatt, Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026. (Istimewa)

Beijing

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:56 WIB