Pemprov Lampung Mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

Senin, 17 April 2023 | 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa E

BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Lt.II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (17/04).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di dalam Rakor mengungkapkan bahwa stok komoditas pangan menjelang lebaran dalam kondisi relatif aman dan terkendali.

Terkait kemungkinan terjadinya peningkatan permintaan H-4 menjelang lebaran, Mendagri meminta Satgas Pangan Daerah untuk melakukan pengecekan stok komoditas pangan langsung ke lapangan serta melakukan antisipasi dengan meningkatkan stok pangan di daerahnya masing-masing.

Baca Juga:  Gubernur, DPRD Lampung Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden. Prabowo dalam Rangka HUT RI

“Bagi daerah yang mengalami kekurangan agar mendorong pedagang atau pengusaha untuk membeli dari daerah-daerah yang surplus,” kata Mendagri.

Selain itu, Mendagri juga meminta pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan atau Badan Pangan Nasional agar pusat dapat melakukan intervensi untuk mendistribusikan stok pangan dari daerah surplus ke daerah yang minus.

Mendagri juga meminta pemerintah daerah, melakukan imbauan serta mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak.

“Belanja seperlunya saja, tidak seperti _panic buying,_ yaitu membeli sebanyak-banyaknya tapi menjadi sia-sia,” kata Tito Karnavian.

Baca Juga:  Lampung Selatan Siap Gelar Krakatau Beach Run 2025, Tawarkan Rute Lari dengan Pemandangan Spektakuler

Di akhir, Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah mendorong masyarakat untuk melakukan pembayaran zakat, baik secara langsung kepada yang tidak mampu atau kepada kaum dhuafa, dan secara tidak langsung kepada yayasan, masjid, badan zakat dan lainnya.

“Potensi zakat kita mencapai 327 Triliun. Jadi kalau kita mampu mendorong masyarakat untuk mengeluarkan zakatnya, bagi umat muslim ini wajib, maka ini akan sangat mendorong daya beli masyarakat. Meskipun terjadi kenaikan, tetap akan stabil,” pungkas Tito Karnavian. ##

Berita Terkait

Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah
BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!
Gedung DPRD Makassar Terbakar Usai Aksi Massa, Ketua JMSI Lampung: “Dengarkan Suara Rakyat dengan Hati
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak
Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026
Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung
PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark
Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:35 WIB

Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:18 WIB

BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:08 WIB

Gedung DPRD Makassar Terbakar Usai Aksi Massa, Ketua JMSI Lampung: “Dengarkan Suara Rakyat dengan Hati

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:48 WIB

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:23 WIB