Laporan : Vini
BANDARLAMPUNG – Lambatnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) menjadi sorotan Anggota Komisi V DPR RI, Mulyadi. Sebab jalan tol sepanjang 60,3 kilometer yang ditarget selesai akhir tahun 2021, hingga kini masih belum rampung.
“Dua tahun lalu saya dapat tugas berkunjung ke Cisumdawu. Ada semacam komitmen di ruang rapat itu untuk menyelesaikan Cisumdawu akhir 2021, kemudian delay,” terang Mulyadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi V DPR RI dengan Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga dan BPJT, Rabu (14/9).
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu yang tak kunjung rampung tersebut membuat Mulyadi khawatir. Sebab diketahui, investasi pembangunan jalan tol dibiayai pinjaman, dan biayanya berpotensi terus membengkak.
“Kami tidak membayangkan cost of fund yang membengkak, kemudian masa konsesi yang berkurang, tapi kebermanfaatannya juga tidak maksimal,” kata sosok yang juga Pembina JMSI Jabar itu.
Di luar kegiatan bersama Komisi V DPR RI, Mulyadi juga melakukan kunjungan pribadi untuk memastikan progres sejumlah pembangunan di Jawa Barat. Bahkan, dirinya juga berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait pembangunan Cisumdawu dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
1 2 Selanjutnya
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya