Pejabat Teras Pemkab Lampura Dikabarkan Terjaring OTT

Jumat, 10 Juni 2022 | 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

Lampura – Tersiar kabar pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Utara (Lampura) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum pejabat teras Pemkab Lampura.

Dikabarkan peristiwa itu bermula dari ditangkapnya beberapa orang yang kedapatan sedang melakukan pungutan liar (Pungli) kepada para pedagang di Pasar Kamis yang ada di kecamatan Negara Ratu Kabupaten setempat, Kamis, (09/06) siang.

Bangunan pasar tersebut merupakan proyek yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 yang dialokasikan Pemkab guna memulihkan roda perekonomian disana.

Baca Juga:  Iran Kecam AS Terkait "Preseden Provokatif"

Informasi yang dihimpun dilapangan, dua orang oknum berinisial AN dan rekannya M berhasil diamankan di TKP saat memungut biaya kepada pedagang kaki lima yang akan menempati awning pasar.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Eko Rendi Oktama saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Kamis, (09/06) malam akhirnya merespon pertanyaan awak media. Dalam balasan pesan Whatsapp yang diterima, pihaknya membenarkan peristiwa OTT tersebut. Ia mengatakan pihaknya berhasil mengamankan 6 orang sekaligus dalam perkara tersebut. 2 orang diantaranya ialah oknum Kades yang sedang menjabat, dan oknum mantan Kades yang tak lain merupakan suami dari Kades saat ini.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Penyandang Disabilitas

“Oknum Kades dan Mantan Kades kita amankan beserta 4 orang lainnya. Saat ini team masih bekerja, besok di realese ya,” jawab Kasat.

Terkait oknum pejabat teras yang disebut-sebut terlibat dalam skandal pungli yang mengarah ke Kadis Perdagangan Pemkab Lampura, hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi resmi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pihak Polres setempat juga enggan berkomentar terkait informasi sumbang yang membuat geger publik Lampura. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan, Wagub Jihan Tekankan Penguatan Karakter
Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung
Pakistan Terus Upayakan Perdamaian As-Iran
Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
MAHASISWA GAET PELAKU UMKM GUNA BERI EDUKASI BUDIDAYA MAGGOT UNTUK KURANGI SAMPAH ORGANIK DI KUPANG TEBA
Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Gandeng Kelurahan dan Kader Posyandu Sosialisasikan Manfaat Daun Kelor
Kelompok 62, Edukasi SMPN 40 Tentang Bahaya Judol
Sikap Humanis Anggota Polres Mesuji Terhadap Seorang Ibu Saat Aksi Penangkapan Pelaku Kejahatan Tuai Pujian

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan, Wagub Jihan Tekankan Penguatan Karakter

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Pakistan Terus Upayakan Perdamaian As-Iran

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:19 WIB

MAHASISWA GAET PELAKU UMKM GUNA BERI EDUKASI BUDIDAYA MAGGOT UNTUK KURANGI SAMPAH ORGANIK DI KUPANG TEBA

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pakistan Terus Upayakan Perdamaian As-Iran

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:41 WIB