PDIP Sampai Saat ini Belum Tentukan Capres Atau Koalisi

Kamis, 16 Februari 2023 | 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menyebut partainya masih mungkin bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) atau Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tetapi saat ini belum menentukan Capres dari Partai Pemenang Pemilu 2019.

Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Dialektika Demokrasi yang bertajuk “Safari Elite Politik dan Pesan Damai Pemilu 2024” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/2).

Menurut Masinton, calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung PDIP menunggu keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Dia menjelaskan filosofi banteng sebagai simbol PDIP selalu berjalan beriringan dan tidak pernah sendiri-sendiri.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat Kota Baru Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Terpadu di Lampung

“Kita tunggu Ibu Mega, jadi terutama kalau watak dan karakter PDIP, banteng itu selalu berjalan beriringan, tidak pernah berjalan sendiri, pun kalau dia berjalan sendiri ya dia tetap kokoh tegar gitu,” kata Masinton.

Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan prinsip PDIP merupakan gotong royong meski PDIP sudah memiliki tiket emas untuk mencalonkan presiden. Dia mengatakan PDIP selalu mengedepankan aspek kebersamaan dan gotong royong sehingga komunikasi politik dan penjajakan-penjajakan yang dikakukan PDIP dengan yang lain terus berjalan.

Baca Juga:  Wisata Lampung Perlu Bedak Viva

Menurutnya yang paling penting yaitu penjajakan dan pembahasan ideologi serta program dan kerja sama dengan partai lain terlebih dahulu ketimbang penentuan calonnya. Menurut Masinton, PDIP terbuka bekerja sama dengan KIR dan KIB, namun tidak dengan Koalisi Perubahan. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan
Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak
Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera
Hadapi El Nino, Lampung Perkuat Mitigasi dan Penyuluh Pertanian
HAJI 2026: Rieke Apresiasi Layanan Jamaah Lansia 
Kasum TNI Periksa 25 Kontainer Hasil Tangkapan AL di Batam

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:52 WIB

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:43 WIB

Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

#indonesiaswasembada

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB

#indonesiaswasembada

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB