Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menyebut partainya masih mungkin bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) atau Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tetapi saat ini belum menentukan Capres dari Partai Pemenang Pemilu 2019.
Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Dialektika Demokrasi yang bertajuk “Safari Elite Politik dan Pesan Damai Pemilu 2024” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/2).
Menurut Masinton, calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung PDIP menunggu keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Dia menjelaskan filosofi banteng sebagai simbol PDIP selalu berjalan beriringan dan tidak pernah sendiri-sendiri.
“Kita tunggu Ibu Mega, jadi terutama kalau watak dan karakter PDIP, banteng itu selalu berjalan beriringan, tidak pernah berjalan sendiri, pun kalau dia berjalan sendiri ya dia tetap kokoh tegar gitu,” kata Masinton.
Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan prinsip PDIP merupakan gotong royong meski PDIP sudah memiliki tiket emas untuk mencalonkan presiden. Dia mengatakan PDIP selalu mengedepankan aspek kebersamaan dan gotong royong sehingga komunikasi politik dan penjajakan-penjajakan yang dikakukan PDIP dengan yang lain terus berjalan.
Menurutnya yang paling penting yaitu penjajakan dan pembahasan ideologi serta program dan kerja sama dengan partai lain terlebih dahulu ketimbang penentuan calonnya. Menurut Masinton, PDIP terbuka bekerja sama dengan KIR dan KIB, namun tidak dengan Koalisi Perubahan. ##
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.