Pak Gubernur, Kota Baru Tempat Jin Buang Anak Dan Banyak “Kon…m”

Minggu, 24 September 2023 | 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

DIBALIK Kesuksesan Gubernur Lampung menerima ratusan penghargaan ternyata masih banyak torehan yang lumayan akan menjadi legacy tak indah pada masanya.

Satu kritik pedas datang dari anak-anak tiktokers Lampung; Taun, Mira, Makjieh, Acong cs. Kali ini Makjieh cs mengulik bangunan Kota Baru yang hancur berantakan. Sementara ratusan miliar dana tumpah disana. Dan tidak ada gerakan politik Arinal yang bakal melanjutkan hal itu. Meski sempat diyakini kepada masyarakat Lampung soal kota baru akan dilanjutkan.

Kota baru  kata Makjieh cs, selain jadi tempat “jin buang anak,” banyak ditemukan alat kontrasepsi seperti  “Kon…m” – alat pengaman pria-dibagian dalam gedung tersebut. Yang asyiknya, adegan Makjieh cies perhari ini sudah lumayan yang menyukainya, lebih dari 20 k alias kl 20 ribu.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas

Selain Makjieh cs,  dikutif dari kbninewstex, politisi Yandri Nazir bahkan dengan tegas mengatakan, Gubernur Lampung Arinal tak melakukan apa-apa alias rutinitas saya yang semua gubernur bisa melakukan.

“Kita fair sajalah. Bisa dikatakan masa Arinal sekarang ini, tidak ada pembangunan apa-apa. Yang sudah ada saja malah dihilangkan,” ucap mantan anggota DPRD Lampung dua periode itu, S”(23/9).

Baca Juga:  Hanan: Polisi di Bawah Presiden Sesuai Semangat Reformasi 1998

Lebih kasar lagi, Yandri mengatakan; di antara beberapa hasil pembangunan oleh gubernur-gubernur sebelumnya yang justru dihilangkan di masa kepemimpinan Arinal adalah GOR Saburai, Taman Gajah, dan Teropong Bintang.

Dikatakan, saat ini aset pemprov yang dibiarkan terbengkalai di kawasan Kota Baru sebanyak 51 bangunan dan gedung, dengan nilai tidak kurang dari Rp 500 miliar.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan
Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak
Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi
Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek
Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti
Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam
Dihadapan Komisi V, Gubernur Lampung Minta Dukungan Infrastruktur tuk Percepat Hilirisasi
Lampung Matangkan Proyek Bioethanol Guna Mendukung Kemandirian Energi

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:09 WIB

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:43 WIB

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:26 WIB

Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:13 WIB

Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:43 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi

Jumat, 30 Jan 2026 - 11:26 WIB

#indonesiaswasembada

Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Jumat, 30 Jan 2026 - 06:13 WIB