MotoGP Mandalika Sukses, Kinerja Erick Thohir Diapresiasi

Selasa, 22 Maret 2022 | 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua Umum MPW Pusat Kedaulatan Rakyat (PAKAR) Nusa Tenggara Barat (NTB) Bahrudin mengapresiasi gelaran Moto GP yang terbilang sukses atas dukungan segala pihak tidak terkecuali Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang menggawangi event internasional tersebut.

Menurutnya berbekal pengalaman malang melintang di dunia olahraga internasional serta sentuhan tangan dingin Erick Thohir, ajang moto GP berhasil terselenggara dengan baik.

“Sehingga perlu kita memberi apresiasi khusus kepada Pak Erick Thohir, bahwa kerja-kerja cerdas dan karya nyata yang telah dipersembahkan oleh Pak Erick Thohir, seperti halnya pelaksanaan Moto GP di Mandalika ini wajib untuk diapresiasi,” ujar Bahrudin, Selasa (22/3)

Dengan suksesnya acara tersebut turut mengangkat nama harum Indonesia dimata dunia, khususnya bagi pariwisata di NTB dan mengangkat kembali sektor pariwisata dan ekonomi yang terdampak pandemi Covid 19.

“Saya meyakini bahwa kalau bukan Pak Erick Thohir Menteri BUMN nya, belum tentu Moto GP ini bisa dilaksanakan di Indonesia.” Ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Cetak Generasi Emas Desa Melalui Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual

Sementara itu, pengamat olahraga nasional Djoko Pekik Irianto mengatakan suksesnya moto GP di Indonesia turut membuat bangga masyarakat tanah air.

“Kemarin saya sempat nonton GP di Mandalika tentu kita masyarakat Indonesia bangga punya sirkuit kemudian ada event yang sekelas dunia, meskipun di dalam proses gelaran kemarin itu masih ada beberapa yang perlu dibenahi. Tapi basicly penyelenggaraan di dalam di sirkuit it’s oke, sudah bagus,” kata Djoko Pekik Irianto, Selasa (22/3)

Djoko mengatakan event olahraga balap kelas dunia itu seharusnya tidak hanya dilihat sebatas sebagai olahraga semata, melainkan ada multiplier effect atau efek berganda yang dihasilkan seperti ekonomi dan pariwisata yang ikut terangkat.

“Orientasi penyelenggaraan olahraga event dunia sekarang itu tidak hanya soal prestise juaranya saja tapi impact terhadap ekonomi, terkait dengan industri olahraga, dengan support tourism itu saya kira kena,” jelasnya.

Djoko yang juga Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu berharap acara kelas internasional itu perlu di lebar luaskan tidak hanya pada olahraga motor saja, melainkan juga pada cabang olahraga lain sebab melihat dampaknya memberikan peningkatan ekonomi yang luar biasa.

Baca Juga:  SPPG di 3T Dikebut Pemerintah

“Hotel-hotel penuh, kemudian kuliner, jalan bagus, kemudian pariwisata mulai juga menggeliat, saya kira poin bagus tentu ke depan berharap berimpact kepada penyelenggaraan cabang-cabang olahraga yang lain.” Bebernya.

Lanjut Djoko berharap olahraga lain dapat dikembangkan di berbagai daerah lainnya agar mendapat manfaat ekonomi dengan pola yang berbeda.

Ia mencontohnya seperti di NTB sudah ada Sirkuit Mandalika untuk olahraga motor, kemudian di tempat lain seperti di Danau Toba, Sumatera Utara misalnya bisa dibangun sarana olahraga untuk balap sepeda. ##

“Impactnya adalah support tourism dan support industri, saya kira bagus untuk dikembangkan di berbagai daerah lain.” tuntasnya.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin
Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia
Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia
Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung
Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia
Terbang ke Moskow, Kepala CIA Bawa Misi Tekan Iran soal Hormuz
PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung
Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi Dialog China-India soal Perbatasan

#indonesiaswasembada

Pertemuan Tiongkok-India Sepakati Konsensus Delapan Poin

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:52 WIB


Seorang wanita minum secangkir kopi dengan hiasan latte di atasnya dalam ajang Restaurants Canada Show (RC Show) 2026 di Mississauga, Ontario, Kanada, pada 8 Maret 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Cangkir Sekali Pakai, Biodegradable tak Aman Buat Manusia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:46 WIB

Rombongan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang sempat berkunjung medio Juli 2026 bersama Ketua Umum Dr Teguh Santosa Dibawah Prasati Chen Ho di Kunming

#indonesiaswasembada

Kontraktor Tiongkok Modern Lanjutkan Warisan Cheng Ho di Indonesia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:39 WIB


Tang Wei (Kanan), seniman asal Tiongkok, mementaskan wayang opera Peking klasik berjudul

#indonesiaswasembada

Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:30 WIB


Para pengunjung memainkan gim Fortnite dalam ajang Gamescom 2026 di Cologne, Jerman, pada 26 Agustus 2026. (Xinhua)

#CovidSelesai

Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:27 WIB