MESUJI – Meski belum Launching secara resmi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Tara yang terletak di Desa Bandar Anom, Kecamatan Rawa Jitu Utara (RJU) Kabupaten Mesuji sudah membuka pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum yang ingin berobat di rumah sakit tersebut.
Hal itu dikatakan Direktur RSUD Ratu Tara yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Mesuji dr.Hanizal Hasni kepada media ini, senin (26/01/26).
“Betul, kita sudah melayani untuk dokter umum, bagi masyarakat yang ingin berobat di Rumah Sakit Ratu Tara kami persilahkan, ” jelas dr.Rizal sapaan akrab Direktur RSUD Ratu Tara itu.
Dikatakan Rizal, pada bulan januari 2026 RS Ratu Tara hanya ada dokter umum.”Kalau untuk dokter spesialisnya nanti pada awal februari, “imbuhnya.
Dia menjelaskan RS Ratu Tara merupakan Rumah Sakit type D dan masih dalam proses persiapan untuk Launching. Namun demikian, sambil menunggu Launching sudah dibuka untuk pelayanan kesehatan meski dengan segala keterbatasan karena belum adanya Dokter Spesialis, tetapi RS Ratu Tara tetap siap memberikan pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat.
“RS Ratu Tara Type D saat ini SDM yang tersedia masih terbatas yaitu jumlah tenaga kerja PNS dan PPPK hanya berjumlah 36 orang dan saat ini belum melayani BPJS karena prosesnya masih panjang ,” terang mantan Kepala Puskesmas Bukoposo ini sembari meyakinkan bahwa pada awal februari nanti dokter spesialis sudah tersedia dan siap melayani masyarakat.
Menurut salah satu staf pada RSUD Ratu Tara yang meminta agar namanya tidak di publish, mengungkapkan, pelayanan bagi masyarakat yang berobat sudah berjalan walupun belum banyak.
“Kalau untuk rawat jalan kita sudah mulai berguyur walaupun belum banyak, namanya kita merintis perlu proses, “ungkapnya.
Namun dia memastikan tahun depan rumah sakit Ratu Tara akan ramai terlebih jika sudah melayani BPJS.
Sementara itu terkait kapan Launching RSUD Ratu Tara, Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Yudian Murbantaka saat dihubungi juga belum bisa memastikan kapan waktunya. ” Rumah sakit Ratu Tara sudah mulai Operasional tapi masih umum, kalau untuk Launching masih dalam pembahasan,”singkatnya.
Kabupaten Mesuji memiliki jumlah 7 kecamatan dan 105 desa selain sudah memiliki RSUD Ragab Begawe Caram (RBC) yang terletak di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, dan pada tahun 2024 dibangun kembali RS type D yang akhirnya diberi nama RSUD Ratu Tara (Rawajitu Utara) yang siap beroperasi melayani masyarakat dengan segala keunggulan dan fasilitas yang dimiliki RS Ratu Tara.
Diketahui Rumah Sakit D Pratama yang dibangun dari dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 senilai 42 Milyar akhirnya diberi nama Ratu Tara dan pada tahun 2026 ini baru mulai berjalan membuka pelayanan kesehatan .sambil menunggu Launching.
Rumah sakit D Pratama dibangun beserta sarana dan prasarana dari program Pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat yang bersumber dari dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 dari dinas kesehatan Kabupaten Mesuji dengan pagu Anggaran Rp. 42.750.000.000 (Empat puluh dua Milyar tujuh ratus lima puluh juta rupiah) dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp. 42.746.577.000.
Penulis : Nara J Afkar
Editor : Desty
Sumber Berita : Mesuji
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.













