Mengubah Nilai Sejarah Jadi Karya Nyata

Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyerukan pentingnya transformasi nilai-nilai perjuangan menjadi kontribusi konkret bagi pembangunan bangsa dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pangdam menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kedaulatan nasional di tengah dinamika global yang kian kompleks.

Benteng Pertahanan dan Mitra Rakyat

Dalam keterangannya, Pangdam menekankan peran sentral Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas negara. Ia memandang instansi militer memiliki tanggung jawab sejarah yang besar untuk melanjutkan visi para pendiri bangsa.

“Sebagai benteng utama pertahanan bangsa, TNI memikul amanah luhur para pahlawan untuk senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi rakyat, bangsa, dan negara,” ujar Kristomei Sianturi, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, posisi TNI saat ini melampaui peran militer konvensional. “Kehadiran TNI tidak hanya sebagai pengawal kedaulatan NKRI dan pembela panji-panji Ideologi Pancasila, tetapi juga sebagai mitra strategis rakyat dalam memelihara stabilitas dan percepatan pembangunan di daerah untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya menegaskan urgensi kemitraan antara militer dan masyarakat sipil.

Baca Juga:  IRGC Iran Lancarkan Tindakan Balasan atas Serangan AS

Menghargai Akar Sejarah

Kesadaran akan sejarah menjadi poin krusial dalam pesan kemerdekaan tahun ini, terutama yang menyasar penduduk di wilayah Lampung dan Bengkulu. Kristomei memperingatkan agar masyarakat tidak kehilangan orientasi terhadap jati diri bangsa yang terbentuk melalui perjuangan panjang.

“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Lampung dan Bengkulu, untuk tidak sekali-kali melupakan sejarah panjang perjuangan bangsa,” tegas Kristomei.

Pangdam mengingatkan bahwa kebebasan yang dinikmati hari ini memiliki harga yang sangat mahal. “Kemerdekaan ini ditebus dengan darah, air mata, dan pengorbanan jiwa para pendahulu,” lanjutnya.

Bagi Kristomei, penghormatan terbaik terhadap masa lalu adalah dengan menunjukkan integritas tinggi di masa kini.

Karya Nyata Menghadapi Tantangan Global

Menyikapi perkembangan dunia yang dinamis, Pangdam mengajak publik untuk menerjemahkan nilai patriotisme ke dalam tindakan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Kristomei mendorong munculnya inovasi dan pengabdian yang mampu menjawab tantangan modern sebagai bentuk kewajiban moral setiap warga negara.

Baca Juga:  Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

“Menjadi kewajiban moral kita bersama untuk meneruskan cita-cita perjuangan tersebut melalui karya nyata, integritas, dan pengabdian yang relevan dengan tantangan zaman,” papar Kristomei.

Ia memandang usia ke-81 Republik Indonesia sebagai titik balik untuk memperkuat ketahanan nasional secara kolektif.

Optimisme Menuju Indonesia Berdaulat

Visi besar perayaan tahun ini terangkum dalam tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Kristomei berharap peringatan ini mampu memicu optimisme nasional dan mempererat persatuan guna menghadapi berbagai tekanan internasional maupun persoalan domestik.

“Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini harus dijadikan momentum strategis untuk memperkokoh persatuan dan memperkuat optimisme dalam menghadapi dinamika global,” ungkapnya.

Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat untuk menyatukan kekuatan demi cita-cita besar bangsa. “Mari kita transformasikan nilai-nilai kemerdekaan menjadi energi positif, menyamakan visi guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, sejahtera, dan bermartabat,” pungkas Kristomei Sianturi.[]


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung
Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS
Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik
Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan
Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Provinsi Lampung 2026-2030, Dikukuhkan
Guncang Industri Sinema Indonesia, Dua Siswi MTs Muhammadiyah Bintangi Film ‘Ageman’
Suling Jembatani Pertukaran Budaya Tiongkok-Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:41 WIB

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung

Minggu, 6 September 2026 - 23:32 WIB

Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Minggu, 6 September 2026 - 23:26 WIB

Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik

Minggu, 6 September 2026 - 21:12 WIB

Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan

Minggu, 6 September 2026 - 20:45 WIB

Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:41 WIB

#indonesiaswasembada

Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:32 WIB

Virgandhi Prayudantoro, direktur pemberitaan Kantor Berita ANTARA, menyampaikan pidatonya pada Forum Media Asia-Pasifik yang digelar di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:26 WIB