LaNyalla Dorong Daerah Permudah Akses Pembiayaan

Rabu, 1 Maret 2023 | 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

TUBAN – Salah satu kendala pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha adalah modal. Untuk itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendesak agar akses pembiayaan untuk UMKM di daerah dipermudah.

Menurut LaNyalla yang sedang mengisi reses di Jawa Timur, yang paling dirasakan para pelaku usaha kecil adalah minimnya pemodalan serta sempitnya akses.

“Hal ini yang akhirnya membuat kebanyakan pelaku UMKM mencari modal ke bank keliling atau rentenir. Risikonya adalah mereka harus menghadapi bunga yang tinggi,” kata LaNyalla saat menyambangi UMKM di Komplek Pemakaman Sunan Bonang Jawa Timur, disela reses, Rabu (1/3).

Hal ini dirasakan juga oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Selain akses pembiayaan yang minim, para pelaku UMKM juga merasakan sulitnya mendapat sertifikasi halal.

Baca Juga:  Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah

“Hal yang terberat yang sulit dipenuhi pelaku UMKM adalah persyaratan yang seringkali tidak dapat dipenuhi, jangan bikin sulit rakyat kita, rakyat kita harus bisa mencari rezeki dengan tenang,” katanya.

Oleh karena itu, LaNyalla meminta dinas-dinas terkait untuk memberikan rekomendasi pemodalan agar para pelaku UMKM tersebut bisa hidup dan berkembang.

“Agar para pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pembiayaan seperti KUR dari bank-bank plat merah dengan bunga rendah, jadi tidak tercekik dengan utang, “ujarnya.

Senator asal Jawa Timur itu juga mendorong diberikan kemudahan di dalam merealisasikan sertifikat halal untuk para UMKM, apalagi dengan adanya perubahan peraturan tentang sertifikasi halal.

“Yang menjadi masalah, pelaku UMKM hanya tahunya sertifikasi halal ada di MUI. Oleh karena itu, mereka harus dibantu agar usahanya semakin maksimal,” katanya.
Dia berharap lembaga-lembaga yang terkait di dalamnya bisa bersinergi untuk rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Trump Bingung soal Iran, Damai atau Lanjut Perang

Sementara itu, Dwi Sandi, pedagang UMKM di area pemakaman Sunan Bonang, Tuban, mengatakan, dirinya senang usahanya di datangi orang nomer 7 di tanah air. “Saya kaget, pak Nyalla belanja di tempat saya, beliau rajin banget kalau ziarah, setiap tahun pasti lihat beliau ziarah ke Sunan Bonang, makasih pak, seneng kedatangan pak Nyalla, ” ujar Dwi.

Dwi juga berkomentar sangat setuju dengan apa yang diperjuangkan LaNyalla untuk membangkitkan UMKM di Tuban. “Saya ingin sekali usaha semakin maju, butuh modal untuk bisa mengembangkan usaha, jika memang ada pinjaman yang tidak susah mengembalikannya, pasti saya sangat terbantu,” kata Dwi. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Berita Terbaru

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB