Koperasi Karyawan BUMN Ini Diduga Melakukan Penipuan Cek Kosong Senilai 1,4 Miliar Lebih

Jumat, 18 Februari 2022 | 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ditengah carut marutnya persoalan BUMN, mulai dari hutang, miss management, hingga persoalan jabatan komisaris. Kini terjadi lagi dugaan tindak penipuan yang dilakukan oleh oknum pengurus koperasi karyawan PT. PLN.

Kronologi kejadian bermula dari Koperasi karyawan PLN (Persero) UP2D Jakarta Raya melakukan pesanan beras sebanyak 150 ton kepada CV. ABI, lalu kemudian CV. ABI melakukan pengiriman beras pada tanggal 17 Desember 2021 ke gudang beras yang berada di Citereup sesuai permintaan dari koperasi tersebut. Dengan perjanjian pembayaran dilakukan 7 hari setelah barang diterima. Penanda tangan berinisial WN selaku manager di koperasi tersebut.

PT. UPD yang merupakan anak usaha dari Koperasi karyawan PLN (Persero) UP2D Jakarta Raya, dimana oknum berinisial WN menjabat sebagai direktur di PT ini memberikan cek Bank BRI bertuliskan senilai 1.4 Miliar lebih sesuai dengan tagihan yang mesti dibayarkan.

Namun hal tak terduga terjadi, ketika pihak CV. ABI ingin melakukan pencairan dana cek tersebut terdapat masalah dana tidak cukup alias cek kosong.

Baca Juga:  Marindo Tekankan Tata Kelola Keuangan Pemprov Lampung Akuntabel

Dengan berharap adanya sifat kooperatif dari pihak kopkar PLN UP2D Jakarta Raya. Setelah mangkir lewat dari jatuh tempo pembayaran lebih dari 1 bulan, pada akhir Januari 2022 yang lalu kembali untuk kesekian kalinya CV. ABI melakukan penagihan ulang.

Rochmad selaku Direktur CV. ABI mengatakan, “Di awal Kopkar UP2D Jakarta Raya meminta kami utk full support pengadaan beras sebanyak 150 ton dengan pembayaran aman paling lama 7 hari kerja, tetapi sampai sekarang kami belum dibayar juga oleh pihak Kopkar dan sudah lewat dari 1 bulan lebih. Komunikasi yang kurang baik juga ditunjukkan oleh Pak WN selaku orang yang bertanggung jawab dan perwakilan Kopkar PLN ini”.

“Tanpa adanya pemberitahuan, setelah kami cek ke lokasi gudang di Citereup juga sudah pindah, ternyata mereka hanya sewa sebentar saja disana dan sekarang infonya ada di Cilodong. Itu pun tidak adanya komunikasi yang baik dari mereka ke kami”, ujar Rochmad kepada awak media.

Baca Juga:  Ini Hasil Pertemuan Wagub Jihan dan WK BP BMUN

Dalam hal ini, ada dugaan sementara bahwa Koperasi Karyawan PLN (Persero) UP2D Jakarta Raya melakukan dugaan tindak penipuan terhadap CV. ABI sebesar 1,4 Miliar lebih, karena membayar dengan cek kosong dan juga telah mangkir lewat dari jatuh tempo pembayaran semestinya.

“Jika tidak adanya itikad baik dari pihak kopkar, maka kasus ini akan kami ajukan untuk menempuh jalur hukum”, tegas Rochmad.

Sementara itu, dalam kampanyenya Menteri Eric Tohir yaitu BUMN ber-AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) bisa dinilai gagal dalam menerapkan core value tersebut dalam lingkungan BUMN. Contoh kasus ini misalnya, sangat jauh sekali bertentangan dengan core values yang sering dikampanyekannya.

Untuk itu dinilai segera perlu adanya penindakan tegas secara hukum yang berlaku dan sanksi internal dari dalam struktural PLN dan kementrian BUMN. Karena BUMN ini secara tidak langsung mendapatkan modal dari APBN yang merupakan uang rakyat. [rp]

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Begawi Festival 2026, Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Kreatif Tanpa Meninggalkan Budaya
Lamban Sastra Isbedy Gelar Bengkel Sastra  
Dukung Percepatan Legalitas Aset Daerah, BPN Mesuji Hadiri Undangan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung
Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi
Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi
Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas
Naik Damri Menuju Tiongkok
Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:58 WIB

Begawi Festival 2026, Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Kreatif Tanpa Meninggalkan Budaya

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lamban Sastra Isbedy Gelar Bengkel Sastra  

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:16 WIB

Dukung Percepatan Legalitas Aset Daerah, BPN Mesuji Hadiri Undangan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WIB

Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:53 WIB

Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lamban Sastra Isbedy Gelar Bengkel Sastra  

Minggu, 12 Jul 2026 - 06:44 WIB

Anggota Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya, berhasil menangkap tersangka tindak pidana penipuan atau penggelapan yang terjadi di Desa Kagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada jumat tanggal 14 November 2025 lalu.[Na]

#indonesiaswasembada

Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:08 WIB