Konsep Desa Wisata dan Wisata Pedesaan Harus Dibedakan Secara Jelas di RUU Kepariwisataan

Minggu, 30 Juni 2024 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Tim Panja RUU Kepariwisataan Komisi X DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Legislasi ke Politeknik Pariwisata, Denpasar, Bali. Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menekankan terdapat perbedaan antara Desa Wisata dan Wisata Pedesaan.

Perbedaan tersebut yakni Wisata Pedesaan adalah kegiatan wisata yang hanya menekankan kegiatan wisata di obyek wisata yang ada di desa (menyangkut lokasi), yang mana kegiatan wisata tersebut tidak terfokus pada kegiatan masyarakat di dalamnya. Sementara, Desa Wisata (tourism village) menekankan pada interaksi dengan masyarakat setempat.

Meskipun demikian, ia menekankan guna mendapatkan kejelasan lebih lanjut, maka Tim Panja Komisi X DPR RI ingin mendapatkan klarifikasi terkait perbedaan definisi Desa Wisata dan Wisata Pedesaan termasuk ruang lingkupnya. Diketahui, saat ini Komisi X DPR RI membentuk Tim Panja guna membahas revisi UU Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

“Sebagai contoh asumsi masyarakat apabila memiliki sebuah spot, dan keindahan disatu lokasi langsung bicaranya daerah tujuan wisata. Padahal perlu diingat menyangkut daerah tujuan wisata berbicara kawasan tidak hanya satu daerah saja namun juga menyangkut daerah-daerah sekitarnya,” ujar Ferdiansyah di Denpasar, Bali, Jumat (28/6/2024).

Baca Juga:  Server PDN Jebol, Data 800 Ribu Calon Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah Hilang

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan, terkait daerah tujuan wisata secara umum memiliki prinsip 3A, yaitu Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi. Dari ketiga hal tersebut, tambanya, harus diurai kembali apa saja komponen yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Untuk itu Komisi X DPR RI meminta masukan kepada para sivitas akademika dan para pemangku kepentingan pariwisata Bali yang lebih berpengalaman dalam konteks pengolahan wisata baik dari mancanegara maupun lokal.

“Apakah yang menjadi standar untuk menjadi kawasan daerah tujuan wisata apa saja yang diperlukan,” jelasnya.

Ia menggambarkan definisi dan ruang lingkup Desa Wisata yang penuh interaksi, misalnya melakukan kegiatan bermain di area persawahan dengan ditemani beberapa hewan yang berkaitan di dunia persawahan. Hal itu, ada yang bilang sudah dianggap desa wisata, tapi juga ada yang menyebut sudah dikatakan wisata pedesaan. Karena itu, perlu dibedakan secara tegas antara Desa Wisata dan Wisata Pedesaan.

Baca Juga:  Pengurus PWI Pusat Berubah! Ini Susunan Baru

“Saya tekankan bahwa desa wisata dan wisata pedesaan perlu dibedakan secara tegas. Karena desa wisata itu harus ada transformasi budaya, tidak hanya sekadar mengenalkan antara mengantarkan wisatawan ke desa. Transformasi budaya dalam hal ini dapat dipahami dengan adanya penginapan atau homestay, serta tahu kehidupan sehari-hati di desa itu sehingga wisatawan memahami karakteristik atau ciri khas tersebut,” ujarnya. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Fatayat NU Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyebab Tewasnya Ryas Nuraini
Pemerintah Provinsi Lampung Berkomitmen Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Provinsi Lampung
Ketua Fraksi PKS DPR : PBB Harus Usir Israel dari Palestina
Program Tanggungjawab Sosial PT HK, Atasi Kesulitan Air di Lampung Tengah
Pedagang Keluhkan Tepung Terigu Dipenuhi Ulat Kutu, Hasil Sidak Ditemukan Puluhan Ton di Gudang PT IAP Berulat!
Laskar Lampung “Jatuh Hati” Dengan Iqbal, Siap Antar Ke Kursi BE 1 A
Kesejahteraan Perawat Perlu Perhatian, Kolaborasi PPNI-JMSI Saling Menguatkan
8 Jamaah Haji Lampung Wafat, 3 Masih di RS Saudi Arabia

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 13:25 WIB

Fatayat NU Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyebab Tewasnya Ryas Nuraini

Senin, 22 Juli 2024 - 12:02 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung Berkomitmen Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Provinsi Lampung

Senin, 22 Juli 2024 - 10:31 WIB

Ketua Fraksi PKS DPR : PBB Harus Usir Israel dari Palestina

Minggu, 21 Juli 2024 - 20:16 WIB

Program Tanggungjawab Sosial PT HK, Atasi Kesulitan Air di Lampung Tengah

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:28 WIB

Pedagang Keluhkan Tepung Terigu Dipenuhi Ulat Kutu, Hasil Sidak Ditemukan Puluhan Ton di Gudang PT IAP Berulat!

Minggu, 21 Juli 2024 - 07:58 WIB

Kesejahteraan Perawat Perlu Perhatian, Kolaborasi PPNI-JMSI Saling Menguatkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 07:15 WIB

8 Jamaah Haji Lampung Wafat, 3 Masih di RS Saudi Arabia

Minggu, 21 Juli 2024 - 06:32 WIB

Kloter Terakhir Lampung Tiba, Penyelenggaraan Haji Dinilai “Mumtaz”

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Fatayat NU Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyebab Tewasnya Ryas Nuraini

Senin, 22 Jul 2024 - 13:25 WIB

#CovidSelesai

Ketua Fraksi PKS DPR : PBB Harus Usir Israel dari Palestina

Senin, 22 Jul 2024 - 10:31 WIB