Kisah Inspiratif Nursahida, Menuntut Ilmu dari Thailand hingga Unila

Senin, 18 Agustus 2025 | 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG –  Tantangan dalam perjalanan menimba ilmu tidak selalu mudah, terlebih bagi mahasiswa yang harus menempuh studi di negeri orang dengan budaya, bahasa, dan kebiasaan berbeda. Hal ini lah yang dirasakan oleh Nursahida Manah, mahasiswi asal negeri gajah putih Thailand yang kini menimba ilmu di Universitas Lampung (Unila).

Mahasiswi semester tiga Jurusan Biologi (24) yang akrab dipanggil Nur menyadari bahwa keputusan untuk berkuliah di Indonesia adalah langkah besar. Ia meninggalkan keluarga, teman, serta kampung halaman demi menimba ilmu di salah satu universitas ternama di Sumatera. Dirinya termotivasi oleh sang kakak yang juga menempuh pendidikan S2 di Fakultas Hukum (FH) Unila.

Dalam mempersiapkan studinya ke Indonesia, banyak sekali tantangan yang harus ia hadapi untuk memperjuangkan mimpinya. Salah satunya yaitu persiapan tes beasiswa yang terdiri dari berbagai tahap salah satunya adalah pengerjaan soal sains yang terbagi menjadi tiga tahapan dan diakhiri dengan tes wawancara.

Baca Juga:  Orientasi Pembangunan [Harus] Berkelanjutan

Awal mengikuti kelas, tantangan terbesar bagi Nur adalah bahasa. Meski sudah mempelajari bahasa Indonesia dasar sebelum berangkat, ia tetap merasa kesulitan memahami percakapan sehari-hari, apalagi istilah akademik di kelasnya yang berpengaruh terhadap penyerapan materi. Namun, dengan tekad kuat, ia rajin mengulas kembali materi yang disampaikan di kelasnya sehingga membantunya untuk memahami materi lebih baik lagi.

Di samping itu, terdapat keluarga yang selalu mendukung Nur dalam menggapai mimpi-mimpinya. Nur mengaku, keluarganya sangat senang dan bahagia ketika mendengar dirinya lolos untuk melanjutkan studi di Indonesia.

Nur menilai bahwa Indonesia, khususnya Lampung, memberinya perjalanan hidup yang tidak bisa ia temukan di bangku kuliah saja. Keberagaman budaya dan nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat membuatnya semakin betah menuntut ilmu di Unila. Dirinya bahkan mulai terbiasa dengan makanan khas daerah yang awalnya terasa asing baginya.

Baca Juga:  Polres Mesuji Dampingi dan Kawal Pendistribusian Bibit Jagung Keseluruhan Kecamatan

Kisah Nursahida Manah menjadi bukti bahwa mimpi besar membutuhkan keberanian dan perjuangan. Perjalanan dari Thailand hingga Unila menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi seseorang yang memiliki tekad kuat.

“Jangan takut mencoba hal baru karena bukan hanya ilmu yang kamu dapat, tetapi juga pengalaman hidup yang berharga” ujarnya.

Kehadiran Nur di Unila tidak hanya memberi warna baru bagi kampus, tetapi juga menjadi inspirasi tentang arti keberanian, kerja keras, dan pentingnya persahabatan lintas budaya. Perjalanan hidupnya adalah cermin bahwa setiap mimpi bisa terwujud jika disertai tekad dan usaha yang kuat.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Unila

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HAJI 2026: Suhu 45-46’, Jamaah Merokok Jangan Egois
HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang
HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim
HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris
HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup
Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 
HAJI 2026: Awas Kesemrawutan di ARMUZNA!
Ketukan Hati Nurani Bupati Egi Luluhkan PTPN, Redam Jerat Hukum Mbah Mujiran Lewat Jalur Damai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 06:46 WIB

HAJI 2026: Suhu 45-46’, Jamaah Merokok Jangan Egois

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Suhu 45-46’, Jamaah Merokok Jangan Egois

Senin, 25 Mei 2026 - 06:46 WIB

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

Tenaga Kesehatan Makkah Perlu Ditambah

#indonesiaswasembada

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kerja Panitia Haji Harus Lebih Baij

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Puncak Haji Dekat, Waspada

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB