Kasus Karomani Terus Nyabet “Kanan Kiri”

Sabtu, 10 September 2022 | 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan; Anis
BANDARLAMPUNG-Berakhirnya upaya paksa KPK menggeledah rumah, kantor milik tersangka OTT Rektor Unila non aktif, Prof Karomani cs, ternyata menyasar banyak pihak alias ‘nyabet kanan kiri’.

Bukan hanya orang, termasuk gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC) juga ‘digeret-geret’ dalam pusaran kasus korupsi Karomani cs.

Mantan Rektor Unila Karomani (Aom) mengatakan, uang dari penerimaan jalur mandiri bukan buat dirinya tapi untuk pembangunan Gedung LNC, yang peresmiannya dilakukan pada 14 Agustus 2022 lima hari sebelum Karomani cs diamankan KPK. Peresmian Gedung LNC juga dihadiri mantan Ketum PB NU Said Aqil Siradj alias SAS.

Baca Juga:  KPK Duga Ada Penerimaan Uang Hasil Korupsi Besar di Kementerian ATR/BPN

Melalui kuasa hukumnya, Ahmad Handoko, Jumat (9/9), setelah mendampingi kliennya yang diperiksa KPK RI. “Sudah masuk BAP, uang sumbangan calon mahasiswa untuk pembangunan LNC,” katanya.

Ditegaskannya, uang suap yang diterima Aom bukan digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk uang sekitar Rp7 miliar yang disita KPK dari kantor dan rumah.

Ahmad Handoko menyampaikan, jika uang yang jumlahnya miliaran tersebut bukan “uang sogok” untuk menjadi mahasiswa Kedokteran Unila. Melainkan uang “terimakasih” dari para calon orang tua mahasiswa. Karena, mahasiswa yang masuk tetap menggunakan standar kelulusan. Akankan LNC termasuk barang sitaan KPK? Kita tunggu fakta hukum berikutnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu
PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi
Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah
Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial
Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan
Kemdiktisaintek: Pendidikan Gratis Hingga PT Masih di Hitung
Gubernur Mirza: Pelayanan Makin Mudah, Pajak untuk Masyarakat
Aktivitas GAK Menurun dari Siaga ke Waspada

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 September 2026 - 16:12 WIB

PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

Selasa, 22 September 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 15:51 WIB

Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 13:40 WIB

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Berita Terbaru

Uang Tekenan Purbaya Diburu [LL]

Berita Utama

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:22 WIB

Anak-anak pengungsi berdiri di dekat tenda mereka di sebuah kamp di pinggiran Aden, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:12 WIB

Perkuat Karakter Pramuka Dukung Pembangunan Lampung [Pl]

Berita Utama

Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:00 WIB

Didit Putra Erlangga [Xin]

#indonesiaswasembada

Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:51 WIB

DPR RI Diskusikan Kapal Indonesia yang banyak Tua

Berita Utama

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:40 WIB