Kartini Hari Ini, Bawa Kekuatan Gagasan, Suara dan Aksi untuk Indonesia Maju

Selasa, 22 April 2025 | 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan bahwa perempuan Indonesia adalah Kartini masa lalu, masa kini dan masa depan untuk diri sendiri, untuk keluarga, dan bangsa. Menurutnya, perempuan tidak boleh hanya sebagai objek, namun juga menjadi penggerak. Tidak hanya berdiri di belakang atau di samping, tapi bisa berdampingan dan berjalan bersama untuk mewujudkan kesuksesan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro, Ketua FPD DPR RI dari Partai Demokrat dalam Audiensi dengan topik Kartini Masa Kini: Meretas Batas, Menginspirasi Negeri dalam rangka memperingati Hari Kartini, 21 April 2025.

“Selamat Hari Kartini!, untuk kalian semua yang mewakili, dari 133 juta perempuan di Indonesia, kalian adalah perempuan yang mewakili dari perempuan-perempuan Tanah Air. Lanjut terus Perempuan Indonesia terus memberikan cahaya dalam kehidupan ini,” ungkapnya mengawali sambutan.

“Untuk saya, Kartini (Perempuan Indonesia) adalah sosok yang penting, yang Hebat. Untuk saya, Ibu Saya (Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono) adalah Kartini masa lalu. Istri saya, Aliya Baskoro Yudhoyono adalah Kartini masa kini. Dan anak-anak perempuan saya adalah Kartini untuk masa depan” tutur Ibas dengan penuh semangat.

“Saya yakin kalian juga sama, tidak hanya menjadi Kartini dalam kehidupan kalian, tapi juga memiliki sosok siapapun dalam hidup ini,” lanjut Ibas. “Saya yakin kalian adalah contoh Kartini yang berhasil, sukses bisa membuat perempuan Indonesia lebih tergerak dalam kebebasan kemajuan di masa depannya,” sambungnya.

Dalam sambutannya, Edhie Baskoro Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini menegaskan bahwa peran perempuan telah menjadi kekuatan besar dalam perjalanan sejarah bangsa. “Bicara perempuan Indonesia, tentunya kita berbicara tentang sejarah yang panjang, bagaimana peran perempuan tidak hanya menjadi yang terpenting dalam kehidupan keluarganya, tapi juga terus meningkatkan performanya dalam segala kehidupannya,” terang Ibas.

Edhie Baskoro Wakil Rakyat dari Partai Demokrat ini juga menyinggung UUD 1945 pasal 27 ayat 1 yang menyatakan bahwa warga negara sama kedudukannya di dalam hukum, sehingga tidak ada perbedaan perlakuan hukum antara laki-laki dan perempuan. “Tidak ada perbedaan yang perlu kita berlakukan di negeri kita tercinta ini, semuanya setara,” imbuhnya.

Baca Juga:  Buka Sidang Bersama DPR-DPD, Sultan Singgung Dana Transfer ke Daerah Harus Pertimbangkan Kebutuhan

Di momen yang sangat istimewa, Ibas juga mengajak seluruh audiens untuk mengenak sosok sekaligus meneladani semangat RA Kartini, salah satunya dengan mewujudkan kutipanya “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Ia berharap kalimat tersebut tidak hanya menjadi kutipan belaka, namun benar-benar bisa mewujudkan Indonesia yang terang, cerah, tidak ada kesunyian maupun ketidakmajuan dalam kebangsaan ini. “Sehingga peradaban itu juga harus dimulai dari sesuatu yang sederhana. Bagaimana perempuan juga bisa menjadi pilar dari kemajuan, tidak hanya untuk dirinya tapi untuk keluarganya serta untuk bangsa dan dunia,” ucap Ibas.

Selain hal tersebut, Ibas juga mengingatkan perempuan adalah pembawa peradaban dan pentingnya menghidupkan kembali semangat “tahukah engkau semboyanku”, “Aku Mau” dua kata ringkas yang juga digaungkan Raden Ajeng Kartini. “Jadi kata-kata itu bisa digaungkan dan menujukkan semangat “pantang menyerah”, disebarluaskan kepada perempuan-perempuan yang ada di Tanah Air, bisa menimbulkan satu optimisme baru dan sesuatu yang mengajak agar kita semakin memikirkan tentang kebaikan, kemajuan, keberhasilan, juga kesuksesan,” ucap Ibas.

Lebih jauh, Edhie Baskoro Yudhoyono Wakil Rakyat dari Dapil VII Jawa Timur ini menilai bentuk perjuangan perempuan masa kini memang berbeda dengan masa Kartini. Meskipun demikian, semangat perjuangannya masih tetap sama.

“Dan hari ini perjuangan itu pun harus kita teruskan. Tidak lagi lewat surat, tapi berjuang melalui tulisan, pikiran, dan keberanian dalam bermakna di berbagai macam kegiatan. Apakah lewat layar seni, panggung politik, ruang kelas, ruang siar bahkan media sosial dan lain sebagainya, katanya”.

Di akhir sambutannya, Edhie Baskoro yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin ini mengajak para peserta, Kartini masa kini dan masa depan untuk bersatu dan berkolaborasi dalam pikiran dan aksi. “Mari kita merajut kebersamaan. Perempuan hari ini tidak sekadar menginspirasi, tapi juga menciptakan kolaborasi dan kerja sama dalam negeri kita. Masih ada tantangan bangsa dan kita harus kerja keras. ‘Success is the sum of small efforts, repeated day in and day out (kesuksesan adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang diulang-ulang setiap hari)’”, kutip motivasi Ibas.

Baca Juga:  Polres Way Kanan Amankan 2 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkoba

“Siapa kalian? Kalian adalah perempuan Indonesia yang mencintai negerinya dan juga ikut memajukan kehidupan ini. Menjadi kekuatan perempuan yang tangguh dan hebat. Kekuatan dalam gagasan, suara, dan kekuatan dalam aksi. Menjadi perempuan yang terus bersinar di Tanah Air,” pungkasnya.

Tissa Biani, salah satu peserta acara menyampaikan apresiasi dan aspirasinya pada acara ini. “Saya sangat senang sekali, karena saya sudah melihat peran baik perempuan di industri perfilman Indonesia. Sudah menjadi sutradara, produser, pemain film, kami sangat bersyukur. Namun, itu justru menjadi tantangan kita semua, khususnya pemerintah, supaya tidak gegabah dalam melihat peluang signifikan ini. Mengenai jam kerja, banyak perempuan di luar sana sebagai istri, ibu, bekerja di perfilman, namun belum ada regulasi pemerintah mengenai jam kerja perempuan, supaya didukung menghasilkan karya hebat tapi juga ruang yang aman untuk perempuan.”

Dalam acara ini hadir beberapa perempuan hebat Indonesia, beberapa di antaranya Anggia Kharisma Anggia, produser kenamaan dari Visinema salah satunya film ‘Jumbo’; Tamara Dewi Founder Liberty Society; Nadya Arina Aktris film, Indah Nada Puspita, pengusaha muda fesyen; Cindy May Mcguire, 1st runner up Putri Indonesia 2022; dan Felicia Tjiasaka educator investasi dan masih banyak lagi..(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudy


Sumber Berita : Kartini 2025

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

ILUNI UI Membawa Pesan Pengabdian kepada Indonesia
Usai Bertemu Presiden, Menlu China Bertemu Luhut
Presiden Prabowo: Indonesia Sambut Investasi China
HKA Edukasi SMP Purnama Liwat Program “Lebih Dekat dengan HKA”
Presiden Iran: Akhiri Perang, Karena Iran Dalam Kuat-Kuatnya
Daniel Sapa Konstituen, Semarakkan HUT ke-81 RI Bersama Warga Abung Selatan
Kebakaran Hebat Melanda TNWK, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Tengah Kondisi Kering
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:41 WIB

ILUNI UI Membawa Pesan Pengabdian kepada Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Usai Bertemu Presiden, Menlu China Bertemu Luhut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Presiden Prabowo: Indonesia Sambut Investasi China

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WIB

HKA Edukasi SMP Purnama Liwat Program “Lebih Dekat dengan HKA”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Daniel Sapa Konstituen, Semarakkan HUT ke-81 RI Bersama Warga Abung Selatan

Berita Terbaru

UPAYA Pemadaman yang dilakukan petugas  gabungan terus dilakukan. [sony]

Lainnya

Pangdam XXI Kerahkan Yonif TP 943 Padamkan Api di TNWK

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:14 WIB

Anang Risgiyanto Terpilih Sebagai Ketua ILUNI UI Lampung

#indonesiaswasembada

ILUNI UI Membawa Pesan Pengabdian kepada Indonesia

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:41 WIB

Menlu China dan Dewan Ekonomi

#indonesiaswasembada

Usai Bertemu Presiden, Menlu China Bertemu Luhut

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:35 WIB


Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, serta Menteri Pertahanan China Dong Jun di kediaman resminya di Jakarta, pada 21 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Presiden Prabowo: Indonesia Sambut Investasi China

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:27 WIB

#indonesiaswasembada

HKA Edukasi SMP Purnama Liwat Program “Lebih Dekat dengan HKA”

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:46 WIB