LAMPUNG SELATAN – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan kegiatan penguatan spiritual bagi para dai dan pengurus Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Lampung Selatan dengan tema “Membiasakan Muhasabah Diri”. Kegiatan ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Utrujjah, Desa Karang Sari, Jati Agung, pada 27–28 September 2025.
Dalam program ini, Ustadz Muhamad Kumaidi, M.H.I, Dosen Agama Islam ITERA, memberikan pembinaan ruhiyah yang berfokus pada urgensi muhasabah sebagai fondasi perbaikan diri dan kualitas dakwah. Menurutnya, muhasabah menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan moral dan derasnya arus informasi digital yang berpotensi melemahkan keteguhan spiritual umat.
“Banyak orang menjalankan ibadah, tetapi tidak semua merasakan dampaknya pada akhlak. Muhasabah membantu seseorang menilai kembali dirinya, menguatkan niat, serta memperbaiki amalan,” ujar Muhamad Kumaidi dalam ceramahnya.
Program ini bertujuan memperkuat karakter para dai agar lebih konsisten dalam menjaga keikhlasan dan integritas dakwah. Selain memberikan materi, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya budaya refleksi diri dalam organisasi melalui halaqah kecil dan pembiasaan evaluasi spiritual.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman para peserta mengenai praktik muhasabah, kesadaran untuk memperbaiki kualitas ibadah, serta tumbuhnya komitmen kolektif untuk menjadikan muhasabah sebagai rutinitas harian. Kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan sinergi antaranggota IKADI Lampung Selatan dalam menjalankan peran dakwah di masyarakat.
Program penguatan spiritual ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pembinaan ruhiyah secara berkelanjutan antara ITERA dan IKADI Lampung Selatan, sehingga mampu melahirkan dai-dai yang lebih kuat secara akhlak dan keilmuan.
Penulis : Yulizar Kundo
Editor : Ahmad Novriwan
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
















