Iran akan Berdamai dengan AS, Tapi Tetap “Bermartabat”

Senin, 17 Agustus 2026 | 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

TEHERAN- Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Minggu (16/8) mengatakan bahwa Iran mencapai nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian baru-baru ini dengan Amerika Serikat (AS) dengan “martabat” dan “kekuatan”, sembari mempertimbangkan prinsip-prinsip yang digariskan oleh Ali Khamenei, mantan pemimpin tertinggi Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri Menteri Pendidikan Iran Alireza Kazemi, saat sang presiden menyuarakan dukungannya terhadap MoU yang ditandatangani Iran dan AS pada 18 Juni untuk mengakhiri perang di kawasan tersebut, menurut pernyataan yang dirilis kantornya.

Baca Juga:  Iran akan lebih 'Menghancurkan' AS jika Perang Meledak Lagi

“Kami mengupayakan kesepakatan baru-baru ini dengan kekuatan dan tidak menyerah kepada musuh-musuh kami,” kata Pezeshkian, seraya menambahkan bahwa MoU tersebut disusun setelah melalui pertimbangan yang matang dan pembahasan mendalam dengan para ahli.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (15/8), Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menyebut MoU perdamaian tersebut sebagai bukti “kejayaan dan kemenangan Iran” serta sejalan dengan upaya mengukuhkan kemenangan negara itu di bidang diplomasi, demikian dilaporkan kantor berita resmi Iran, IRNA.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintahannya Berhasi Mencapai Swasembada Delapan Komoditas

Berdasarkan MoU tersebut, Iran dan AS dijadwalkan menggelar perundingan dalam jangka waktu 60 hari yang berakhir pada Senin (17/8) untuk mencapai kesepakatan final. Namun, kelanjutan perundingan tersebut masih belum pasti menyusul eskalasi antara kedua negara dalam beberapa pekan terakhir. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
Polres Mesuji Gerak Cepat Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi GAK

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 September 2026 - 15:04 WIB

The Death of Expertise

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB

#indonesiaswasembada

The Death of Expertise

Senin, 7 Sep 2026 - 15:04 WIB