Harga Getah Karet Membaik, Petani Bahagia

Minggu, 6 Maret 2022 | 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Nara J Afkar
MESUJI – Seluruh petani karet di Kabupaten Mesuji mulai bisa tersenyum bahagia, sebab sejak beberapa minggu terakhir ini harga getah karet masih stabil, bahkan terus naik hingga di angka Rp.10 ribu perkilogram di tingkat pengepul atau agen.

Giatno, salah satu agen atau pengepul getah karet di Kecamatan Simpang Pematang mengatakan, dirinya membeli getah karet dari petani seharga Rp. 10 ribu per kilogram.

“Rata – rata petani menjual hasil sadapan getah karet harian. Adapula getah karet mingguan atau bulanan,” kata Raden Giatno, Minggu (6/3/2022)

Baca Juga:  Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Giatno mengungkapkan, bahwa harga getah karet yang dibelinya dari para petani mulai menunjukan perbaikan, setelah sempat terpuruk beberapa tahun yang lalu. Bahkan, kata Raden Giatno, hasil karet yang dibelinya dari petani dijualnya lagi di perusahaan PT. Tunas Baru Lampung (TBL) yang berada di Kecamatan Simpang Pematang.

“Saya memprediksi, harga getah akan terus membaik. Dengan kembali normal, sehingga petani karet di Kabupaten Mesuji semakin semangat,” ujarnya

Menurut penuturan Senopati, salah satu petani karet mengatakan, kenaikan harga karet ini mulai dirasakan sejak kurang lebih setahun belakangan ini dengan harga sudah menembus angka Rp 10. ribu per kilogram.

Baca Juga:  Edukasi Keberagaman: Tokoh Katolik; Kita Bersaudara

“Dengan kenaikan harga karet ini tentu dapat membantu perekonomian petani karet di desa desa, apalagi ditengah pandemi Covid 19 saat ini. Alhamdulillah, harganya sudah mulai stabil. Kami bersyukur mata pencarian petani kembali normal. Dulu kami sempat terseok-seok karena harganya anjlok. Sebagai petani jadi semangat lagi, dulu sempat putus asa karena hasil sadapan harganya tidak seberapa,” ucap Senopati. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat
Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor
KPK Menduga 4 Tersangka Kepercayaan Nusron

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 September 2026 - 09:57 WIB

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 09:27 WIB

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan suasana di Desa Sanman, Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:57 WIB

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:27 WIB