HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 | 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja Panitia Haji Harus Lebih BaiK

Kerja Panitia Haji Harus Lebih BaiK

INSIDEN hilangnya jemaah haji Indonesia yang ditemukan wafat, kembali memicu sorotan tajam dari Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Diketahui, Firdaus Akhlan, seorang jemaah haji dari Kelompok Terbang (Kloter) JKG 27, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilaporkan tersesat dan hilang.

Menanggapi peristiwa tersebut, Anggota Timwas Haji sekaligus Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menyampaikan rasa prihatin dan miris yang mendalam. Ia menilai kejadian ini mengindikasikan adanya kelemahan dan pengabaian dalam sistem pengawasan jemaah di lapangan.

“Ini tentu bagi kita sangat prihatin dan miris. Ada jemaah yang hilang, begitu diketemukan sudah dalam keadaan meninggal. Kalau terkait dengan nyawa manusia, rasa-rasanya kok seperti terabaikan,” ujar Marwan Dasopang dari Makkah.

Marwan sangat menyayangkan insiden ini bisa terjadi, mengingat pemerintah telah memberangkatkan banyak petugas terlatih untuk melayani jemaah di Tanah Suci.

Baca Juga:  Al-Sisi: Mesir akan Pertahankan Hak atas Air Sungai Nil

“Padahal kita punya petugas yang dikirim ke sini dan terlatih. Ada jemaah tersesat, tidak tahu kembali seperti apa, itulah yang membuat kita miris. Urusan meninggal memang bukan urusan kita (takdir), tapi urusan meninggal karena kelalaian, wah itu memprihatinkan sekali. Ini tidak boleh terjadi,” tegas Politisi Fraksi PKB ini.

Sebagai langkah evaluasi dan pencegahan, Marwan mengimbau seluruh petugas haji untuk lebih cermat dalam memetakan kondisi fisik dan mental setiap jemaah. Ia mendesak adanya pemilahan yang jelas antara jemaah yang bisa beraktivitas mandiri dengan jemaah yang membutuhkan pendampingan melekat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia).

“Saya mengimbau para petugas kita harus cermat dan dipilah-pilah. Mana yang kategori didampingi terus, ya harus didampingi. Masa dibiarkan lansia bergerak sendiri? Tidak bisa bertanya, tidak bisa membaca, bahkan kemampuan untuk bergerak sudah tidak memungkinkan,” papar Marwan.

Baca Juga:  Hetifah : Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah PT Keagamaan

Lebih lanjut, Timwas DPR RI mengingatkan agar tragedi jemaah tersesat tidak terulang kembali, terlebih fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sudah di depan mata. Menurut Marwan, kepadatan jemaah di titik-titik krusial tersebut akan jauh lebih ekstrem, sehingga menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh komponen petugas haji Indonesia.

“Ini tidak boleh terjadi lagi, apalagi besok. Karena di Arafah suasananya seperti lautan manusia, begitu juga di Muzdalifah dan di Mina menuju Jamarat. Ini harus hati-hati, para petugas diaktifkan, semua disiapkan agar tidak ada lagi jemaah yang tersesat,” pungkasnya. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat
APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM
Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM
Kodam XXI/Radin Inten Konsolidasi 56 Komponen , PPM Lampung Siap Gelar Apel Kebangsaan
Dua Titik Karhutla di Tulang Bawang dan Lamteng Terkendali
Gubernur Lampung Minta Kapolda Baru Kawal Program Pembangunan
Wakapolres Mesuji  Jumling di Masjid Nurul Hidayah 

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:52 WIB

APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Konsolidasi 56 Komponen , PPM Lampung Siap Gelar Apel Kebangsaan

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 16 Oktober 2026 ini menunjukkan tampilan depan venue ajang Jakarta Game On 2026 di The Brick Hall, Fatmawati City Center, Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 17 Okt 2026 - 21:07 WIB

Berita Utama

Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:39 WIB

Berita Utama

APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:52 WIB

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:46 WIB