Gubernur Rahmat Mirzani Jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Atas Laut

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran — Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara unik, yakni di atas permukaan laut di Pantai Mutun, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (16/8/2025).

Upacara tersebut diikuti ratusan peserta dari Komunitas Perenang Antar Pulau-Lampung yang membentuk formasi angka “80” di tengah laut sebagai simbol usia kemerdekaan. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Sekdaprov Marindo Kurniawan, serta Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana.

Atas pelaksanaan upacara ini, Gubernur Mirza menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Gubernur Pertama di Dunia yang menjadi Inspektur Upacara di atas permukaan laut. MURI juga mencatat peristiwa ini sebagai Upacara Bendera Merah Putih di Permukaan Laut oleh Perenang Terbanyak.

Dalam amanatnya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pelaksanaan upacara di laut ini merupakan wujud cinta tanah air dengan cara yang kreatif dan penuh semangat serta menjadi simbol keberanian, kebersamaan, dan kreativitas bangsa.

“Bila umumnya upacara bendera dilakukan di darat, kali ini kita adakan di tengah laut. Ini adalah simbol keberanian, kebersamaan, sekaligus inovasi terhadap nilai luhur kemerdekaan itu sendiri,” kata Gubernur.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Ia menambahkan, kemerdekaan bukanlah garis akhir, melainkan awal perjuangan bangsa. Mengutip Bung Karno, Gubernur menyampaikan bahwa bangsa yang tidak percaya pada kekuatan dirinya tidak akan mampu berdiri sebagai bangsa merdeka.

“Hari ini kita menunjukkan kepercayaan diri sebagai bangsa pemberani, sekaligus bangsa yang kuat dan siap menghadapi masa depan,” tegasnya.

Gubernur Mirza juga menyinggung potensi Lampung sebagai daerah maritim dengan kekayaan wisata bahari. Ia menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengembangkan sektor ini secara berkelanjutan dengan dukungan pemerintah pusat.

“Lampung akan menjadi model pembangunan maritim yang kuat, mandiri, dan membanggakan. Harapan kami, Lampung tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bahari nasional, tetapi juga menjadi contoh pengembangan pariwisata yang ramah lingkungan, inklusif, dan partisipatif,” jelasnya.

Di akhir amanatnya, Gubernur mengapresiasi Komunitas Perenang Antar Pulau yang kembali berhasil mencatatkan rekor MURI. Sebelumnya pada tahun yang lalu, Komunitas Perenang Antar Pulau memecahkan rekor MURI dengan berenang di perairan terbuka sejauh 8 KM sambil membawa Bendera Merah Putih.

Baca Juga:  BERITA FOTO: GAK, Gubernur Lampung Putuskan KBM Daring

“Teruslah berkreasi, teruslah menjadi inspirasi, karena kemerdekaan dihidupkan melalui karya dan pengabdian nyata. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk berkolaborasi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas,” tutupnya.

Direktur Marketing MURI, Awan Raharjo, menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan antusiasme peserta. Ia mengungkapkan, sebelumnya peserta upacara yang tercatat sebanyak 511 peserta, namun karena animo yang meningkat, jumlah peserta upacara menjadi meningkat.

“Kami mendapat catatan, ada 511 (peserta). Tapi animo dan antusiasme para peserta yang ikut ambil bagian pada peristiwa hari ini bertambah, dan terakhir kami mendapat data menjadi 565 peserta,” ujarnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina
Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka
Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi
FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme
Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik
Lampung Terus Perkuat Infrastruktur Jalan
Wagub Jihan: Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif
Bapemperda DPRD Rancang Propemperda 28 Raperda di 2027

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:27 WIB

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Selasa, 29 September 2026 - 19:22 WIB

Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Selasa, 29 September 2026 - 19:07 WIB

Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:17 WIB

FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme

Selasa, 29 September 2026 - 10:11 WIB

Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:27 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan drone dan disediakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng) dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng dari rangkaian evakuasi pada 25 dan 26 September 2026 ini memperlihatkan seekor orang utan betina yang terjebak asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. (BKSDA Kalteng/BOSF/Xinhua)

Berita Utama

Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:22 WIB

Berita Utama

Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:07 WIB

Berita Utama

Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:11 WIB