Gubernur Mirza Terima Investor Malaysia soal Olah Sampah

Rabu, 16 April 2025 | 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima investor Malaysia Cita Global, perusahaan energi terbarukan yang berminat mengembangkan proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) dan pembangkit listrik berbasis limbah pertanian di Provinsi Lampung.

Investor tersebut diterima Gubernur Mirza di Ruang Kerja Gubernur, Bandarlampung, Rabu (16/4/2025).

Gubernur Mirza menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan pentingnya proyek ini untuk mendukung pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

“Proyek ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan, sekaligus memberikan solusi terhadap pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan,” ujar Gubernur Mirza.

Cita Global menyampaikan komitmennya untuk segera memulai studi kelayakan bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Perusahaan ini juga menyerahkan Letter of Intent (LoI) yang telah ditandatangani oleh dewan direksi mereka di Kuala Lumpur sebagai bukti keseriusan dalam melanjutkan proyek ini.

Baca Juga:  Lampung Dukung Kontingen LPTG Ikuti Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional XII di Jambi

Proyek tersebut direncanakan untuk mengolah sampah dan limbah pertanian menjadi energi listrik dengan memanfaatkan teknologi waste-to-energy. Cita Global juga berencana menggandeng mitra lokal untuk mengembangkan teknologi tersebut, yang diharapkan dapat mendukung pengembangan industri energi terbarukan di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.

Sebagai langkah awal, Cita Global telah menyiapkan lahan seluas 8,1 hektare untuk pembangunan pembangkit listrik yang diperkirakan dapat menghasilkan 2 MW per hektare dengan menggunakan teknologi efisien yang lebih canggih dibandingkan standar sebelumnya. Selain itu, Cita Global juga membuka peluang untuk menggandeng sektor industri sebagai pembeli listrik, mengingat tantangan yang dihadapi dalam kerja sama dengan PT PLN terkait pembelian listrik dari pembangkit berbasis sampah.

Baca Juga:  Pelantikan Pejabat; 'Abah' Lukman Kembali Benahi RSUAM

Gubernur Mirza berharap studi kelayakan dapat segera dimulai dan proyek ini dapat segera dilaksanakan. Dia juga berharap agar proyek ini tidak hanya membawa dampak positif bagi pengelolaan lingkungan, tetapi juga untuk peningkatan perekonomian daerah melalui investasi berkelanjutan.


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Malaysia, Investor Sampah

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum
Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun
Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden
Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi
Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok
Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:39 WIB

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum

Selasa, 3 November 2026 - 21:34 WIB

Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 21:04 WIB

Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi

Selasa, 3 November 2026 - 21:01 WIB

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Utama

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:39 WIB

Berita Utama

Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:11 WIB

Delegasi pemuda Indonesia mengunjungi Kota Kuno Pingyao di Jinzhong, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:01 WIB