Menurut Adi Erlansyah, sentra tapis di Pekon Lugusari telah dimulai sejak tahun 1992 oleh Almarhumah Ibu Dra Sunarti yang saat ini telah berkembang menjadi 280 perajin Tapis. Selain itu Pekon Tugusari juga telah memiliki Galeri Tapis yang diberi nama Lamban Sareng, sebagai pusat layanan informasi dan promosi produk UMKM dan perajin Tapis Pekon Lugusari.
Menurut Adi Erlansyah, Pemkab Pringsewu juga telah memfasilitasi pelatihan kepada perajin agar produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan inovatif.
Pelatihan tersebut menggandeng dan bekerjasama dengan desainer ternama Nola Marta yang memang memiliki perhatian khusus terhadap kerajinan tapis, Nola Marta bahkan telah membuka Galeri Tapis di Bali, yang mana pada pembukaannya dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal.
Pada Kegiatan tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Dekranasda Provinsi Lampung, dan Universitas Lampung, kepada Kepala Pekon Lugusari, Perajin Tapis, dan pelaku IKM di Kabupaten Pringsewu, Tanggamus dan Pesisir Barat
Adapun bantuan yang diberikan berupa Plan Nama Sentra, Plang penunjuk arah, Etalase, Manekhin, Rak Display, Mesin Kasir, Mesin Jahit, desain dan kemasan, Mesin Opencones, Mesin Palet, Mesin Palet Dinamo, Lampu Meja dan Mesin Obras.
Hadir pada kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu, Ketua Dekranasda Pringsewu Rusdiana Adi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni, S.P., M.T., Anggota DPD RI Abdul Hakim, Ketua DPRD Provinsi Lampung yang diwakili oleh Ketua Komisi II Siti Rahma, Tokoh Budayawan Lampung Ansori Djausal, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, dan Direktur Bank Lampung.##
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.















