Gencarkan Dialog Kebangsaan Lintas Agama dan Profesi ke Seluruh Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

MAKASAR – Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan acara Dialog Kebangsaan Bersama Ketua Majelis Syura PKS Dr. Salim Segaf Aljufri di Ballroom Hotel Clarion Makassar Sulsel (Selasa, 11/8). Acara ini adalah rangkaian dari Program Dr. Salim Menyapa Indonesia di Provinsi Sulawesi Selatan 6-9 Agustus 2022. Dialog lintas agama dan profesi sendiri menjadi acara wajib di setiap kunjungan Dr. Salim ke seluruh Indonesia. Hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Wakil Kabinda Sulsel, Ketua MUI Sulsel, Tokoh Lintas Agama, Akademisi, Budayawan dan Seniman.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan sambutan pembukaan dengan ucapan selamat datang Dr. Salim di Provinsi Sulawesi Selatan. Sulsel menyambut baik ajakan kolaborasi yang diusung oleh PKS sebagai upaya memajukan pembangunan baik di tingkat nasional maupun daerah khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur mengapresiasi PKS Sulsel dan para anggotanya yang duduk di legislatif yang telah bekerjasama konstruktif dalam mendukung dan mengkritisi kebijakan pemerintah daerah.

Dr. Salim Segaf Aljufri dalam orasi kebangsaannya mengatakan Sulsel adalah gerbang Indonesia Timur yang bisa membawa kemajuan bagi kawasan dan Indonesia secara nasional. “Saya sudah berkunjung ke sejumlah wilayah di Sulsel dalam beberapa hari ini. Melihat potensi alam, pertanian, pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif di Sulsel ini luar biasa. Jika dikelola dengan baik saya sangat optimis daerah ini bisa menjadi kunci pertumbuhan ekonomi wilayah bahkan nasional. Tentu bersamaan kesejahteraan rakyat akan terangkat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur Minta KTNA Selaraskan Peningkatan Produksi Petani dengan Kesejahteraan

Selanjutnya, Ketua Majelis Syura PKS, berbicara soal kearifan lokal yang duwariskan oleh para leluhur. “Sejatinya kita memiliki local wisdom yang diwariskan oleh leluhur kita dan dapat menjadi modal yang sangat luar biasa dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Banyak kebaikan ada dalam kearifan lokal kita, semua tinggal kita gali,” terangnya.

Menurut Menteri Sosial RI 2009-2014 ini kunci kemajuan bangsa ini ada pada kepemimpinan yang tulus serta memiliki semangat transformasi dan kolaborasi. Inilah sesungguhnya jati diri kita dari kearifan lokal bangsa kita sebagai bangsa yang siap saling membantu dan saling menolong. Ini merupakan potensi besar yang kita miliki untuk kita realisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Indonesia, menurut Dr. Salim, membutuhkan pemimpin, pada level apapun, yang tulus mencintai rakyatnya seperti orang tua mencintai anak-anaknya dengan semua karakternya yang berbeda-beda. “Walaupun ada anak-anak nakal, diberikan sanksi secara proporsional untuk mengembalikan dia kepada jati dirinya menjadi warga negara taat hukum dan aturan serta kesadaran untuk berbuat bagi kepentingan orang banyak,” terangnya.

Baca Juga:  Polsek Way Serdang Laksanakan Colling Sistem Safari Subuh di Desa Kejadian

Pemimpin yang tulus, lanjut Dr. Salim, pasti berusaha menyatukan bangsanya, bukan yang membiarkan keterbelahan apalagi yang membangun narasi pecah belah. Kita butuh persatuan kerjasama dan kolaborasi diantara elemen bangsa. Bangsa ini terlalu besar untuk dikelola oleh satu dua kelompok saja. Dan yang demikian mustahil dan mengingkari sejarah bangsa yang merdeka karena persatuan seluruh elemen bangsa. Maka tidak tepat pengembangan narasi paling NKRI atau paling pancasila, sementara yang lain tidak. Pancasila sendiri adalah ideologi pemersatu dan titik temu kebangsaan dan bukan alat pecah belah.

“Permasalahan-permasalahan sangat banyak yang kita hadapi di masyarakat semua tidak mungkin terselesaikan,  kecuali kita bergandengan antara partai politik, pemerintah, TNI,  Polri,  pengusaha, tokoh-tokoh Agama dan komponen bangsa lainnya. Ayo kita bergandengan tangan, tidak ada yang mampu merubah negeri kita ini ke arah positif kecuali kita sendiri,” pungkas Dr. Salim. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kontingen JMSI Lampung Berangkat Hadiri HPN dan HUT Ke-6 JMSI di Banten ‎
Pemprov dan Pemkot Bandarlampung Gelar KORVE, Dukung Instruksi Prabowo
Pastikan Sekolah Rakyat Optimal, Marindo Pimpin bersama BPKP
Pemprov Lampung, Kementan dan PTPN I Lakukan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi
Kapolres Lepas Kontingen PWI Mesuji Ikuti HPN 2026 Banten
JMSI Lampung Matangkan Kehadiran di HPN dan HUT 6 di Banten
Jum’at Berkah, JMSI Kota Metro Lampung Bagikan Nasi Kotak
Tentang Bonsai dan Politik Pengerdilan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:49 WIB

Kontingen JMSI Lampung Berangkat Hadiri HPN dan HUT Ke-6 JMSI di Banten ‎

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:35 WIB

Pemprov dan Pemkot Bandarlampung Gelar KORVE, Dukung Instruksi Prabowo

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:30 WIB

Pastikan Sekolah Rakyat Optimal, Marindo Pimpin bersama BPKP

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemprov Lampung, Kementan dan PTPN I Lakukan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:18 WIB

Kapolres Lepas Kontingen PWI Mesuji Ikuti HPN 2026 Banten

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kontingen JMSI Lampung Berangkat Hadiri HPN dan HUT Ke-6 JMSI di Banten ‎

Sabtu, 7 Feb 2026 - 14:49 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov dan Pemkot Bandarlampung Gelar KORVE, Dukung Instruksi Prabowo

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:35 WIB

#indonesiaswasembada

Pastikan Sekolah Rakyat Optimal, Marindo Pimpin bersama BPKP

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:30 WIB

#indonesiaswasembada

Kapolres Lepas Kontingen PWI Mesuji Ikuti HPN 2026 Banten

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:18 WIB