Fraksi PKS Konsisten Bangkitkan Semangat Proklamasi dan Nasionalisme pada Generasi Muda

Rabu, 23 Agustus 2023 | 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

BALI – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI menggelar Grand Final Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Bung Karna Edisi ke-6 di Provinsi Bali (Selasa, 22/8/2023).

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri dan ditutup oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Turut memberikan sambutan mewakili Gubernur Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata selaku Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dalam pengantarnya mengatakan bahwa lomba yang Baca Teks Proklamasi Mirip Bung Karno sudah digelar selama 6 sesi setiap tahun. Hal ini membuktikan komitmen Fraksi PKS untuk terus membangkitkan semangat proklamasi dan nasionalisme di kalangan generasi muda.

“Melalui Lomba ini kami berharap generasi muda bukan hanya mengenal dan meneladani semangat proklamator Bung Karno tapi juga bisa menggali makna kemerdekaan dan semangat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan di masa kini,” terangnya.

Dipilihnya Bali sebagai tempat penyelenggaraan acara karena Fraksi PKS dan PKS cinta Bali. Bali merupakan etalase Indonesia sekaligus wajah kebhinekaan Indonesia. Banyak orang datang ke Bali dari seluruh wilayah Indonesia bahkan dari mancanegara dan mereka diterima dengan keramahan dan tangan terbuka.

Baca Juga:  Persepsi Publik Kinerja Mirza dan Jihan Didasari Profesi

“Inilah wajah kemajemukan bangsa. Kekuatan bangsa Indonesia ada pada kemajemukannya jika dapat dikelola dengan baik,” terang Jazuli.

Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri mengapresiasi lomba yang digelar Fraksi PKS setiap tahun ini dan berharap generasi muda dapat meneladani dan melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan.

Indonesia, lanjut Dr. Salim, telah merdeka 78 tahun lamanya. Ada banyak kemajuan dan capaian pembangunan, namun masih banyak kekurangan dan ketertinggalan yang harus dikejar.

“78 Indonesia merdeka belum mampu menyejahterakan seluruh rakyatnya. Ada 25,9 juta penduduk yang masih hidup dalam kemiskinan. Indonesia juga masih belum beranjak dari negara berkembang menjadi negara maju,” ungkap Dr. Salim.

Untuk itu, Menteri Sosial RI 2009-2014 ini menawarkan 3 kunci agar Indonesia segera maju dan sejahtera rakyatnya.

“Pertama, kita harus siap mencintai Indonesia dengan seluruh kekurangan dan kelebihannya. Mencintai seluruh rakyatnya apapun latar belakang suku, agama, dan bahasanya. Dengan cinta itu kita bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” katanya.

Kedua, kita harus siap menjaga dan membela NKRI. Menjaga kedaulatannya, menjaga rakyatnya, menjaga karakter dan identitasnya sejalan dengan sila-sila Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga:  Lampung Menuju Hilirisasi Komoditas Jadi Nilai Tambah

Ketiga, kita harus siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan seluruh anak bangsa. Bukan saatnya lagi kita saling benci, saling menjatuhkan, atau merasa paling NKRI, paling nasionalis. Yang kita butuhkan adalah bukti kontribusi kita kepada rakyat bangsa dan negara.

Sementara itu, Gubernur Bali dalam amanatnya yang disampaikan Kepala Badan Kesbangpol mengapresiasi kinerja Fraksi PKS dalam membangkitkan semangat kebangsaan. Acara lomba ini wujud dari upaya Fraksi PKS dalam meningkatkan nasionalisme dan patriotisme bangsa Indonesia terutama di kalangan generasi muda.

“Terima kasih telah memilih Bali sebagai tempat penyelenggaraan Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Bung Karno sesi 6. Hal ini membuktikan bahwa Fraksi PKS dan seluruh hadirin mencintai Bali. Tentu kami harus menyambut dengan baik.”

Grand Final Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Bung Karno ini diikuti oleh 15 finalis yang mewakili 15 provinsi. Mereka diseleksi dari seluruh Provinsi se Indonesia. Mereka datang ke Bali dan mengikuti lomba dengan pakaian adat daerah masing-masing yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap
Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional
Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap
Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Sabtu, 26 September 2026 - 05:33 WIB

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 September 2026 - 05:21 WIB

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terbaru


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB

Berita Utama

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:01 WIB

Berita Utama

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:33 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:21 WIB