Dr. Salim: PKS Harus Bela Petani

Minggu, 7 Agustus 2022 | 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo

Takalar – Ketua Majelis Syura PKS Dr. Salim Segaf Aljufri berdialog dan melakukan panen raya bersama ribuan petani di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan pada Minggu (7/8). Acara ini bagian dari agenda Dr. Salim Menyapa Indonesia di

Provinsi Sulawesi Selatan 6-9 Agustus 2022. Dr. Salim didampingi oleh Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Anggota DPR RI Andi Akmal Pasluddin, Ketua BPW Suryadarma, Ketua DPP Martri Agung dan sejumlah fungsionaris DPP PKS, Ketua DPW Sulsel Amri Arsid serta dan anggota DPRD PKS se-Sulsel.

Dalam orasinya Dr. Salim mengajak para petani untuk bangkit mewujudkan kedaulatan pangan, bukan sekedar ketahanan pangan. Sehingga bukan saja negara kita menjadi berdikari dalam soal pangan tapi juga kesejahteraan petani meningkat.

“Kadaulatan pangan fokusnya pada pengembangan dan proteksi terhadap petani nasional dan hasil-hasilnya dan menghentikan impor yang hanya menguntungkan importir dan para tengkulak,” terangnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau

Menurut Menteri Sosial 2009-2014, Indonesia ini kaya sekali dengan hasil bumi. Semua ada di sini. Sementara negara yang kita impor pangannya tidak sekaya Indonesia.

“Saya kira permasalahannya ada pada komitmen dan keberpihakan pemimpin dan pejabat terkait terhadap pertanian dan petani nasional,” terangnya.

Maka kepada seluruh pejabat publik PKS baik di legislatif apalagi di eksekutif sebagai kepala daerah, harus all out membela petani untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

“Dan itu bukan lagi janji dan harapan, saya kira Fraksi PKS di pusat hingga daerah telah konsisten dan berungkali menolak kebijakan impor beras dan kebutuhan pokok,” terangnya.

Selebihnya, pejabat publik PKS harus aktif mengadvokasi kebutuhan petani mulai dari pra hingga pasca tanam. Perjuangkan suara petani yang mahal membeli benih dan pupuk pestisida, sementara ketika panen harga gabah anjlok.

Baca Juga:  Prabowo Aktif di BRICS, Teguh : Berakar dari KTT Bandung 1955

Perjuangkan kebutuhan petani untuk bisa mengakses bantuan baik pupuk, obat, bibit hingga alat mesin pertanian, sehingga produktivitas petani semakin meningkat.

“Itu semua butuh semangat kebersamaan dan kolaborasi. Petani harus semakin baik mengorganisir diri dalam kelompok-kelompok tani, lalu secara kolektif berjuang untuk kesejahteraan petani. PKS akan selalu berada di depan, di samping, maupun di belakang petani nasional sehingga terjalin kolaborasi yang kuat. Jadikan PKS ini milik petani nasional,” pungkas Dr. Salim.

Kedatangan Dr. Salim dan rombongan disambut tarian adat Sulsel dilanjutkan orasi yang membangkitkan semangat dan motivasi ribuan petani yang hadir. Setelah itu, Dr. Salim secara simbolis menyerahkan bantuan alat mesin pertanian advokasi PKS sekaligus melakukan panen raya menggunakan Combine Harvester (mesin panen). ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Basarnas Dorong KM Virgo Transport 8 Diangkat Cari Korban Yang Belum Ditemukan
Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru
Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran
Tiongkok-Indonesia Buka Peluang Investasi Dua Arah
Tembus 3 Besar Nasional, Lampung Selatan Buktikan Kualitas di PPD 2026
Selter Eselon II Lampung Utara Dipertanyakan, Seleksi Puluhan Berkas Pelamar Dipelototi Seharian Rampung
HMI Kotabumi Fasilitasi Aspirasi Warga Binaan
Warga Jalan Punai Kena Prank? Jembatan Way Umban Tak Prioritas 

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Basarnas Dorong KM Virgo Transport 8 Diangkat Cari Korban Yang Belum Ditemukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Rabu, 30 September 2026 - 23:55 WIB

Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran

Rabu, 30 September 2026 - 23:47 WIB

Tiongkok-Indonesia Buka Peluang Investasi Dua Arah

Rabu, 30 September 2026 - 20:17 WIB

Tembus 3 Besar Nasional, Lampung Selatan Buktikan Kualitas di PPD 2026

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran

Rabu, 30 Sep 2026 - 23:55 WIB


Foto yang diabadikan pada 11 September 2026 ini menunjukkan suasana di Pameran Investasi dan Perdagangan Internasional Tiongkok (CIFIT) ke-26 yang digelar di Kota Xiamen, Tiongkok timur. (Xinhua)

Beijing

Tiongkok-Indonesia Buka Peluang Investasi Dua Arah

Rabu, 30 Sep 2026 - 23:47 WIB