Delegasi DPR RI Ajukan Empat Saran Penguatan Peran AIPA

Selasa, 8 Agustus 2023 | 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Delegasi DPR RI di Sidang Paripurna Pertama pertemuan Majelis Antar-Parlemen ASEAN atau ‘ASEAN Inter-Parliamentary Assembly’ (AIPA) ke-44, Senin (7/8/2023), di Jakarta, menegaskan urgensi AIPA dalam menjaga stabilitas dan upaya memajukan ASEAN. Selain disampaikan pandangan masing-masing anggota AIPA, di sesi Paripurna Pertama Sidang Umum AIPA ke-44 tersebut disampaikan juga 15 pernyataan para peninjau dan 8 peserta tamu.

Pada sesi Sidang Paripurna dalam rangkaian Sidang Umum AIPA ke-44, Fadli Zon menekankan pentingya menjaga kawasan ASEAN agar tetap stabil untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat kawasan. “Perlu adanya langkah-langkah yang diusulkan Delegasi DPR ke AIPA untuk memastikan keamanan dan kemajuan bagi rakyat ASEAN serta menjaga agar harapan mereka tetap tumbuh,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Minta Perkuat Penanganan Karhutla

Delegasi DPR RI mengajukan empat saran di paripurna. Pertama, AIPA harus mendorong komitmen pemerintah atas demokrasi, tata kelola pemerintahan yang baik, supremasi hukum, mempromosikan serta melindungi hak asasi manusia dan kebebasan fundamental, sebagaimana tercantum dalam Piagam ASEAN. AIPA harus bertanggung jawab dalam menjaga dan melindungi rakyat ASEAN serta memberikan jaminan akan kehidupan damai dan sejahtera di Kawasan.

Baca Juga:  Karhutla Terus Berulang, Firman Soebagyo Usul Badan Nasional Pengendali Karhutla

Fadli Zon juga menyarankan AIPA agar menjadi lembaga terdepan dalam menjalin kerja sama yang lebih luas, melibatkan seluruh pemangku kepentingan di kawasan, untuk mewujudkan kristalisasi Visi ASEAN 2045. AIPA harus lebih responsif dan adaptif dalam pembentukan peraturan perundang-undangan nasional di masing-masing negara anggota ASEAN yang sejalan dengan tantangan regional dan global.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tingkatkan Pajak , Pemerintah Perluas Basis Ekonomi Digital Dan Shadow Economy 
Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:33 WIB

Tingkatkan Pajak , Pemerintah Perluas Basis Ekonomi Digital Dan Shadow Economy 

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB