Curah Hujan Tinggi, Komisi V DPRD Lampung Minta Daerah Siaga Bencana

Kamis, 8 Januari 2026 | 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota di Lampung untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

 

Menurut Deni, kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi berpotensi memicu bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah rawan. Karena itu, pemerintah daerah diminta terus memantau perkembangan cuaca serta memperkuat langkah-langkah kesiapsiagaan bencana.

 

“Melihat curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, kami mengingatkan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung agar waspada terhadap potensi banjir dan longsor,” ujar Deni, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga:  Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan

 

Ia mencontohkan sejumlah wilayah yang rawan longsor, seperti kawasan Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat. Di daerah-daerah tersebut, pemerintah setempat diminta aktif memantau kondisi lapangan serta perkembangan informasi cuaca dari BMKG.

 

“Wilayah rawan longsor harus mendapatkan perhatian serius. Pemerintah daerah perlu terus memantau kondisi cuaca dan memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Selain itu, Deni juga menyoroti daerah-daerah rawan banjir, seperti Kecamatan Candipuro di Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Way Kanan, serta sejumlah wilayah lain termasuk Kota Bandar Lampung. Menurutnya, kesiapsiagaan harus ditingkatkan karena cuaca ekstrem dapat terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

 

Ia menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat kabupaten dan kota sejatinya telah memiliki perencanaan kesiapsiagaan bencana. Hal tersebut, kata dia, tercermin dari beberapa kali rapat koordinasi yang melibatkan BPBD Provinsi Lampung.

 

“Yang terpenting adalah soliditas dan koordinasi yang intensif antara BPBD provinsi, BPBD kabupaten/kota, serta Badan SAR Nasional agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan efektif,” pungkasnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : DPRD

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung
Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:31 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Minggu, 1 November 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 1 November 2026 - 05:16 WIB

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Berita Terbaru

Berita Utama

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:16 WIB

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB