BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota di Lampung untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Deni, kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi berpotensi memicu bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah rawan. Karena itu, pemerintah daerah diminta terus memantau perkembangan cuaca serta memperkuat langkah-langkah kesiapsiagaan bencana.
“Melihat curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, kami mengingatkan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung agar waspada terhadap potensi banjir dan longsor,” ujar Deni, Kamis (8/1/2026).
Ia mencontohkan sejumlah wilayah yang rawan longsor, seperti kawasan Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat. Di daerah-daerah tersebut, pemerintah setempat diminta aktif memantau kondisi lapangan serta perkembangan informasi cuaca dari BMKG.
“Wilayah rawan longsor harus mendapatkan perhatian serius. Pemerintah daerah perlu terus memantau kondisi cuaca dan memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Deni juga menyoroti daerah-daerah rawan banjir, seperti Kecamatan Candipuro di Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Way Kanan, serta sejumlah wilayah lain termasuk Kota Bandar Lampung. Menurutnya, kesiapsiagaan harus ditingkatkan karena cuaca ekstrem dapat terjadi sewaktu-waktu.
Ia menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat kabupaten dan kota sejatinya telah memiliki perencanaan kesiapsiagaan bencana. Hal tersebut, kata dia, tercermin dari beberapa kali rapat koordinasi yang melibatkan BPBD Provinsi Lampung.
“Yang terpenting adalah soliditas dan koordinasi yang intensif antara BPBD provinsi, BPBD kabupaten/kota, serta Badan SAR Nasional agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan efektif,” pungkasnya.
Penulis : Desty
Editor : Nara
Sumber Berita : DPRD
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
















