(Video) BPBD Lampura Ajukan Proposal Bantuan Peralatan Penanggulangan Bencana ke BNPB

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara dalam mengantisipasi bencana alam berupaya meningkatkan fasilitas penunjang dilapangan yang masih kurang memadai.

Kepala Pelaksana BPBD Lampura, Nozi Efialis melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Yohannes Edy Warsono mengatakan pihaknya telah mengajukan usulan bantuan melalui Proposal yang dikirimkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. Pihaknya telah melampirkan rekapan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

“Untuk mengantisipasi bencana di Kabupaten Lampura, BPBD Kabupaten Lampura sudah mengajukan proposal bantuan ke BNPB pusat. Mengajukan bantuan mobil rescue, perahu karet, dan perlengkapan lainnya seperti tenda pengungsi,” ungkap Edy kepada awak media, Kamis, (04/08) diruang kerjanya.

Menurutnya hal itu dilakukan karena BPBD Lampura dalam segi peralatan penanggulangan bencana masih sangat kurang memadai.

Baca Juga:  Jelang Idulfitri, Pemprov Lampung Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi

Untuk keadaan fisik peralatan yang dimiliki oleh BPBD Lampura masih dianggap layak pakai dan berfungsi, namun dalam kuantitas, pihaknya mengklaim jumlah peralatan yang dimiliki masih sangat minim guna mencakup 23 wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten dengan juluk Bumi Ragem Tunas Lampung tersebut.

“Jumlahnya (peralatan) terlalu sedikit, untuk mengakomodir 23 kecamatan apabila nanti terjadi bencana yang ada di Kabupaten Lampura,” terangnya.

Masih kata dia, menurutnya Kabupaten Lampura merupakan kategori daerah rawan bencana. Bencana alam yang hampir setiap tahunnya terjadi di Kabupaten Lampura biasanya bencana alam seperti banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor.

“Untuk wilayah rawan banjir ini ada di Kecamatan Kotabumi, Abung Timur, Abung Selatan, dan Muara Sungkai. Dan untuk Kecamatan yang berpotensi tanah longsor ini berada di Kecamatan Bukit Kemuning dan Tanjung Raja,” imbuhnya.

Baca Juga:  Gubernur Mirza: Nilai Tri Hita Karana di Mahasabha, Perkuat Harmoni Lampung

Ia berharap proposal yang sudah disampaikan ke BNPB pusat agar dapat ditindaklanjuti, dan semoga dari BNPB pusat dapat memenuhi permintaan pihaknya untuk menambah peralatan penanggulangan bencana di daerah.

“Kami berharap pihak BNPB pusat dapat memenuhi permintaan kita (BPBD) yaitu berupa peralatan. Jika permintaan ini disetujui, maka peralatan ini akan kita gunakan untuk mengantisipasi apabila adanya kejadian bencana yang ada di Kabupaten Lampura,” tandasnya. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Walikota Eva Dwiana Gerak Cepat Pasca Hujan Deras Yang Mengguyur Kota Bandar Lampung
Pemprov Lampung Siap Perkuat Sinergi dengan KPPU Ciptakan Iklim Usaha yang Sehat 
Lampung Butuh Blue Print Jalan Air
Kemenimipas Seriusi Pengawasan WNA di Daerah
Lampung Menanti Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM
Lampung Siap Lawan Tuberkulosis
Sekjen DPR RI Menang Praperadilan , Status Tersangka Gugur
Lestari Moerdijat: Pemanfaatan Naskah Kuno untuk Peningkatan Literasi Masyarakat Harus Direalisasikan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:53 WIB

Walikota Eva Dwiana Gerak Cepat Pasca Hujan Deras Yang Mengguyur Kota Bandar Lampung

Rabu, 15 April 2026 - 11:16 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Sinergi dengan KPPU Ciptakan Iklim Usaha yang Sehat 

Rabu, 15 April 2026 - 06:15 WIB

Lampung Butuh Blue Print Jalan Air

Selasa, 14 April 2026 - 20:39 WIB

Kemenimipas Seriusi Pengawasan WNA di Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 20:05 WIB

Lampung Menanti Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lampung Butuh Blue Print Jalan Air

Rabu, 15 Apr 2026 - 06:15 WIB

#indonesiaswasembada

Kemenimipas Seriusi Pengawasan WNA di Daerah

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:39 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Menanti Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:05 WIB